Peneliti baru-baru ini menguak asal muasal herpes wajah. Diduga, berciuman menjadi biang kerok munculnya penyakit herpes wajah.
Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah di University of Cambridge. Disebutkan, strain HSV-1 dari virus herpes selama migrasi besar-besaran orang dari Eurasia ke Eropa sekitar 5.000 tahun yang lalu. Kini, virus tersebut menginfeksi sekitar 3,7 miliar orang di dunia.
Para peneliti kemudian mempelajari sampel DNA dari ribuan tahun yang lalu untuk memahami cara virus beradaptasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemukan, migrasi meningkatkan kepadatan populasi. Imbasnya, risiko penularan meningkat, disertai praktik budaya baru termasuk aktivitas berciuman.
"Setiap spesies primata memiliki bentuk herpes, jadi kami menganggap itu (virus herpes) telah bersama manusia sejak spesies kami sendiri meninggalkan Afrika," beber rekan peneliti di St John's College, Cambridge dan kepala laboratorium DNA purba di Universitas Tartu, dr Christiana Scheib, dikutip dari BBC, Minggu (30/7/2022).
"Namun, sesuatu terjadi sekitar 5.000 tahun yang lalu yang memungkinkan satu jenis herpes menyalip yang lain. Mungkin peningkatan penularan, yang bisa dikaitkan dengan berciuman," sambungnya.
Sebelumnya, data genetik untuk herpes hanya mencapai 1925. Namun kini, para peneliti berhasil menemukan empat sampel dari sisa-sisa manusia yang sudah berumur lebih dari 1.000 tahun silam. Dari sampel tersebut, tim peneliti mengembangkan perkiraan garis evolusi virus.
NEXT: Jalannya penelitian.
Peneliti mengambil sampel yang digunakan dalam penelitian dengan mengekstrak DNA virus dari akar gigi empat individu tersebut.
Mereka menemukan, herpes wajah menyebar secara oral. Peneliti juga mengatakan, ciuman paling awal yang menjadi jalur penularan herpes diketahui berasal dari manuskrip Zaman Perunggu dari Asia Selatan.
Pasalnya, diketahui bahwa berabad-abad setelah kasus ciuman tersebut, Kaisar Romawi Tiberius mencoba melarang berciuman di acara resmi untuk mencegah penyebaran penyakit. Para peneliti meyakini, larangan tersebut kemungkinan terkait penularan herpes.
Simak Video "Video Terungkap Penyebab Kematian Gajah Tari: Infeksi EEHV"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)











































