ADVERTISEMENT

Sabtu, 30 Jul 2022 14:04 WIB

Resmi! Ini Jenis-jenis Vaksin COVID-19 untuk Booster Kedua Nakes

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kasus aktif Corona DKI Jakarta tembus 86 ribu kasus. Meningkatnya kasus COVID-19 imbas varian Omicron membuat warga di Jakarta ramai-ramai divaksin booster. Kemenkes mulai memberikan booster kedua vaksin COVID-19 (Ilustrasi: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Pemerintah Indonesia mulai memberikan booster kedua vaksin COVID-19, Jumat (29/7/2022). Daftar resmi kombinasi regimen yang diberikan juga telah dikeluarkan.

Tenaga kesehatan menjadi prioritas utama pemberian booster kedua vaksin COVID-19 karena dinilai paling rentan terhadap risiko penularan. Pemberian dosis keempat vaksin COVID-19 diharapkan dapat memberi perlindungan ekstra dalam memberikan pelayanan di garda depan.

Pemberian booster kedua dilakukan minimal dalam interval 6 bulan sejak booster pertama diberikan. Jenis vaksin yang digunakan adalah yang sudah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Untuk tenaga kesehatan, pelaksanaan vaksinasi booster kedua dilakukan di fasilitas layanan kesehatan.

"Vaksinasi COVID-19 dosis booster ke-2 bagi SDM kesehatan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dan atau di pos pelayanan vaksinasi COVID-19," tulis Kemenkes dalam surat edarannya tentang booster kedua vaksin COVID-19.

Sementara itu, cakupan booster pertama vaksin COVID-19 saat ini berada di sekitar 25 persen dari target dan masih terus digencarkan. Salah satunya dengan mewajibkan booster sebagai syarat untuk melakukan aktivitas di tempat publik, seperti di transportasi umum.

Status warna di PeduliLindungi juga telah disesuaikan untuk mendukung kebijakan tersebut. Warna hijau hanya akan muncul jika sudah booster, sedangkan jika baru vaksinasi dosis pertama dan kedua maka warna yang muncul adalah kuning.

Adapun regimen vaksin COVID-19 yang diberikan sebagai booster kedua sebagaimana ditetapkan Kementerian Kesehatan RI adalah sebagai berikut:

Booster PertamaBooster KeduaDosis
SinovacAstraZenecaSeparuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
PfizerSeparuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
ModernaDosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
SinopharmDosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
SinovacDosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
AstraZenecaModernaSeparuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
PfizerSeparuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
AstraZenecaDosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
PfizerPfizerDosis penuh (full dose) atau 0,3 ml
ModernaSeparuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
AstraZenecaDosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
ModernaModernaSeparuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
SinopharmSinopharmDosis penuh (full dose) atau 0,5 ml


Simak Video "Seputar Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat yang Segera Dimulai"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT