ADVERTISEMENT

Senin, 01 Agu 2022 17:30 WIB

Terungkap Kondisi Anak Paling Rentan Alami Long COVID, Seperti Ini Cirinya

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Corona Viruses against Dark Background Ilustrasi virus corona. Foto: Getty Images/loops7
Jakarta -

Sebuah studi yang dilakukan oleh tim dari universitas di Kanada dan Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa anak-anak yang menunjukkan setidaknya empat gejala ketika pertama kali tertular COVID-19 lebih mungkin terkena long COVID. Gejala yang paling umum dilaporkan adalah batuk, kelelahan atau merasa lemah, dan kesulitan bernapas atau sesak napas.

"Kami menemukan bahwa pada beberapa anak, penyakit dengan COVID-19 dikaitkan dengan pelaporan gejala yang persisten setelah tiga bulan," ujar Dr Stephen Freedman peneliti utama studi ini sekaligus profesor kedokteran di Cumming School of Medicine, dikutip dari Express, Senin (1/8/2022).

"Hasil kami menunjukkan bahwa bimbingan dan tindak lanjut yang tepat diperlukan, terutama untuk anak-anak yang berisiko tinggi untuk long COVID," sambungnya.

Studi ini menganalisis kondisi 1.884 anak dari delapan negara selama 90 hari, sejak Maret 2020 hingga Januari 2021. Long COVID ditemukan pada hampir 10 persen anak yang dirawat di rumah sakit dan lima persen anak yang sebelumnya dirawat di unit gawat darurat (UGD).

Salah satu peneliti lain studi ini, Dr Todd Florin dari Fakultas Kedokteran Universitas Feinberg Northwestern menyatakan anak-anak yang memiliki beberapa gejala COVID-19 sekaligus memiliki risiko long COVID yang sama dengan orang dewasa.

"Temuan kami bahwa anak-anak yang memiliki beberapa gejala COVID-19 sekaligus berisiko lebih tinggi untuk long COVID yang mana konsisten dengan penelitian pada orang dewasa," ujarnya.

"Sayangnya, tidak ada terapi yang diketahui untuk long COVID pada anak-anak dan penelitian lebih lanjut diperlukan di bidang ini," sambungnya.

Penelitian ini juga menunjukan bahwa anak-anak berusia 14 tahun atau lebih tua, yang dirawat di rumah sakit akibat COVID-19 selama 2 hari atau lebih lama juga memiliki risiko long COVID.

Menurut para pakar hingga saat ini tingkat long COVID yang dilaporkan pada orang dewasa jauh lebih tinggi daripada yang ditemukan pada anak-anak. Kelelahan dilaporkan sebagai gejala paling umum dari long COVID dengan 51 persen orang melaporkannya.



Simak Video "Epidemiolog Tegaskan Sering Terinfeksi Covid-19 Tak Bikin Tubuh Kian Kebal"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT