ADVERTISEMENT

Sabtu, 06 Agu 2022 21:00 WIB

3 Habit Buruk yang Bikin Usia 20-an Kena Kanker, Kebanyakan Mie Instan Termasuk

Alethea Pricila - detikHealth
ilustrasi kanker Ilustrasi kanker (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Penyakit kanker bisa menyerang siapa pun tanpa memandang usia. Tak melulu pada dewasa dan lanjut usia, muda-mudi mulai dari usia 20 tahun pun memiliki risiko dihantui penyakit kanker.

"Dari grafik yang dilihat, (kasus kanker pada) umur 20, 30, 40, 50 tahun cenderung naik. Tapi giliran usia tua seperti 60 tahun, 70 tahun (jumlah kasus kanker) cenderung turun. Ini ada banyak faktor salah satunya adalah lifestyle," papar spesialis Dr dr Wifanto Saditya Jeo, SpB-KBD dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) saat ditemui detikcom dalam acara bertema Cancer Festival di daerah Jakarta Selatan, Sabtu (6/5/2022).

Dalam kesempatan tersebut, dr Wifanto memaparkan sederet kebiasaan 'simpel' yang sebenarnya memicu pontensi kanker pada usia muda. Berikut catatannya:

1. Sering Konsumsi Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Gula dapat menjadi salah satu pencetus penyakit seperti diabetes hingga kanker.

"Gula itu banyak mencetuskan terjadinya kanker, diabetes dan lain-lain. Deteksi PET Scan itu sendiri juga memakai gula yang ditaruh ke badan dan dilihat bergeraknya ke mana," jelas dr Wifanto.

2. Kebanyakan Makan Makanan Instan

Bagi sejumlah orang, khusunya yang masih berusia muda, sering mengkonsumsi mie instan mungkin tidak berefek buruk secara signifikan pasa tubuh. Namun sebenarnya, makanan yang diawetkan seperti mie instan dapat memicu potensi kanker pada usia muda.

"Kalau untuk makanan yang diawetkan sedikit banyak kita khawatirkan terjadinya proses yg menyebabkan kanker. Memang bukan satu-satunya faktornya karena badan kita punya cadangan atau reaksi terhadap bahan yang masuk ini," ungkap dr Wifanto.

3. Terlalu Sering Makan Daging Merah

Daging merah umumnya memiliki lemak jenuh yang dapat menyebabkan terjadinya proses DNA yang terganggu. Imbasnya, potensi penyakit kanker khususnya pada usia muda-mudi meningkat.

"Jadi kalo itu (lemak jenuh) masuk, bisa terjadi DNA yang terganggu. Jadi proses terganggu sehingga protein yang kita hasilkan untuk membentuk sel yang bagus akan terjadi perubahan," ujarnya.



Simak Video "Heboh Taiwan Tolak Mi Instan dan Sejumlah Produk Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT