ADVERTISEMENT

Selasa, 09 Agu 2022 14:33 WIB

Pengabdi Setan 2 Pasang Flash Warning, Ada Kaitannya dengan Epilepsi?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Pengabdi Setan 2 Foto: Dok. Instagram
Jakarta -

Film Pengabdi Setan 2: Communion kini menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia. Selain marak bahasan sisi horor, tak sedikit juga yang menyuarakan banyaknya adegan cahaya kelap-kelip (flashlight) dalam film tersebut. Bahkan kini menyusul petisi yang baru-baru ini beredar, bioskop resmi menyertakan flash warning pada penayangan film tersebut.

"Terima kasih sudah mengingatkan kami, teman-teman. Mulai hari ini peringatan flash warning mulai dipasang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia," ujar sutradara di balik film tersebut, Joko Anwar, melalui akun Twitter miliknya @jokoanwar, Selasa (9/8/2022).

"Film ini menggunakan efek lampu flash dan strobo yang bisa menimbulkan kekambuhan pada penderita epilepsi photosensitive," tertera dalam poster yang diunggah Joko Anwar, berbarengan dengan cuitannya.

Seorang pengguna Twitter @kelincibogor menyuarakan pengalamannya menonton film Pengabdi Setan 2. Sebagai orang yang memiliki riwayat penyakit epilepsi, akun tersebut mengaku mengalami mual dan pusing setelah menonton film tersebut.

"Pengabdi Setan 2 seru, satu hal yg menjadi catatan gw buat karya
@jokoanwar (Joko Anwar) yang satu ini, entah gw yg kelewat apa engga, ga ada photo sensitive warning didepan, sebagai orang pernah punya epilepsi, abis nntn film ini agak mual dan pusing, untung ga kejang pas lagi di dalem bioskop," ujarnya dalam cuitannya, Jumat (5/8).

Dikutip dari laman Epilepsy Society, kejang pada kondisi epilepsi fotosensitif dipicu oleh lampu yang berkedip atau pola terang dan gelap yang kontras. Efek berkedip atau berpola dapat membuat orang dengan atau tanpa epilepsi merasa disorientasi, tidak nyaman atau tidak sehat. Gejala ini mengindikasikan adanya kondisi epilepsi fotosensitif.

Orang dengan epilepsi fotosensitif umumnya langsung mengalami kejam akibat paparan lampu atau pola yang berkedip. Diagnosis epilepsi menggunakan Elektroensefalogram EEG dan sederet pengujian epilepsi.

Pemeriksaan tersebut menggunakan melihat cahaya yang akan berkedip pada kecepatan yang berbeda. Jika cahaya tersebut menyebabkan perubahan aktivitas otak, teknisi dapat menghentikan lampu yang berkedip sebelum kejang berkembang.

Simak Video 'Heboh Film 'Pengabdi Setan 2' Dapat Petisi Flash Warning':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT