ADVERTISEMENT

Rabu, 10 Agu 2022 06:30 WIB

Heboh 'Flash Warning' Pengabdi Setan 2, Mata Minus-Silinder Tergolong Sensitif

Vidya Pinandhita - detikHealth
Pengabdi Setan 2 Foto: Dok. Instagram
Jakarta -

Warga Indonesia tengah dibuat heboh oleh film Pengabdi Setan 2: Communion. Bukan hanya perihal horornya, melainkan juga gegara banyaknya adegan kelap-kelip cahaya (flashlight) dalam film tersebut. Sejumlah penonton mengkritik, penayangan film tersebut perlu dibarengi peringatan agar orang-orang dengan mata sensitif, atau bahkan riwayat epilepsi, tidak terdampak film tersebut.

Spesialis mata dari Rumah Sakit St Carolus Jakarta, dr Timmy Budi Yudhantara, SpM menjelaskan, kelap-kelip cahaya dari film umumnya tidak sampai memicu bahaya kerusakan mata. Namun memang setelah mata terpapar cahaya, pandangan akan terganggu selama beberapa saat.

"Flash light yang dengan intensitas kuat memang akan menganggu penglihatan. Mata akan sesaat sulit menerima rangsang kembali setelah menerima cahaya yang kuat. Apalagi dalam keadaan gelap seperti di bioskop," jelas dr Timmy pada detikcom, Selasa (9/8/2022).

"Walau begitu masih belum menjadi bahaya bagi retina. Penonton khususnya yang peka bisa memejam mata lebih lama agar tidak langsung berurutan rangsang cahaya kuat yang masuk," imbuh dr Timmy.

Orang dengan Minus Mata Tinggi Lebih Rentan

Namun lebih lanjut menurut dr Timmy, terdapat beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih rentan mengalami gangguan penglihatan setelah terpapar cahaya kelap-kelip. Di antaranya, adalah mata dengan rabun jauh (minus) dan tingkat silinder yang tinggi.

"Pasien dengan riwayat retinitis pigamentosa, dengan gangguan refrakso yang tinggi (minus dan silinder tinggi), pasien dengan kekeruhan lensa, pasien dengan dry eye, ini umumnya akan terganggu," beber dr Timmy.

dr Timmy juga menjelaskan, tetinitis pigamentosa adalah kelaninan retina bersifat genetik. Pada kondisi tersebut, retina menua lebih cepat dan cepat mati apalagi jika terpapar cahaya kuat.

"Nah orang seperti ini harus menghindari paparan sinar yang berlebih," pungkas dr Timmy.



Simak Video "Kata Dokter Saraf soal Kaitan Flashlight ''Pengabdi Setan 2'' dengan Epilepsi"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT