ADVERTISEMENT

Rabu, 10 Agu 2022 05:49 WIB

Round Up

Kata Ahli Farmasi Soal 'Keracunan Obat', Hotman Paris Sampai Masuk UGD

Irene Putri Wibowo - detikHealth
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meninjau kondisi Holywings Gunawarman, Jakarta, Jumat (15/7/2022). Tinjauan tersebut dilakukan di salah satu gerai Holywings di kawasan Gunawarman, Senopati, Jakarta Selatan. Hotman Paris keracunan obat (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Pengacara Hotman Paris dilarikan ke UGD akibat wajahnya bengkak dan mata memerah. Akibatnya, ia harus menjalani sejumlah pemeriksaan medis di rumah sakit.

"Pagi-pagi Hotman dibawa ke UGD karena keracunan obat," ujar Hotman Paris di akun Instagramnya @hotmanparisofficial, Selasa (9/8/2022).

Hotman mengaku bahwa ia terlalu banyak minum obat hingga menimbulkan reaksi buruk pada tubuhnya. Hal ini terjadi karena dosis yang dikonsumsi melebihi jumlah yang ditentukan, atau dosis yang ditentukan terlalu tinggi.

Mengenai hal ini, ahli farmasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Zullies Ikawati mengatakan bahwa terlalu banyak minum obat belum tentu menyebabkan keracunan. Penyebab kondisi yang dialami oleh Hotman Paris bisa beragam, salah satunya terkait dosis obat yang dikonsumsi.

"Kebanyakan itu bisa macam-macam item atau dosisnya. Misalnya ada orang minum obat banyak, misal 5-6 macam, bisa jadi nggak keracunan. Orang bisa keracunan itu kalau terlalu banyak dosisnya," kata Prof Zullies saat dihubungi detikcom, Selasa (9/8/2022).

Ada juga orang yang mengonsumsi 5-6 obat dalam sehari tidak mengalami efek samping, jika meminum obatnya sesuai dosis yang diberikan dokter. Jika mengalami reaksi, kondisinya akan berbeda pada setiap orang.

"Efek samping itu bersifat individual. Nggak semua orang mengalami hal yang sama meski obat yang dikonsumsi sama," pungkasnya.

Selain itu, Prof Zullies menyebut faktor usia juga bisa berpengaruh pada respons seseorang terhadap obat tertentu.

Dikutip dari Very Well Mind, keracunan obat sering terjadi pada pasien yang mengonsumsi lebih dari satu jenis obat, sehingga mengalami interaksi obat. Gejala keracunan obat berbeda-beda tergantung pada obat yang dikonsumsi.

NEXT: Gejala 'keracunan' obat

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Industri Farmasi Pastikan Pasokan Obat Covid Siap Hadapi Gelombang Tiga"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT