ADVERTISEMENT

Minggu, 14 Agu 2022 17:01 WIB

Kasus Aktif COVID-19 RI Masih di Atas 53 Ribu! Begini Riwayat Sepekan Terakhir

Vidya Pinandhita - detikHealth
Naiknya kasus COVID-19 akhir-akhir ini berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah tes swab antigen maupun PCR. Masyarakat ramai-ramai untuk dites swab. Foto: Amdhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Indonesia mencatat 4.442 kasus baru COVID-19 hari ini, Minggu (14/8/2022). Seiring itu, tercatat jumlah kasus sembuh sebanyak 4.903 kasus dan 18 kasus kematian akibat COVID-19. Kini kasus aktif COVID-19 di Indonesia ada sebanyak 53.127.

Dengan angka kasus aktif hari ini, Indonesia tiga hari berturut-turut mencatat kasus aktif di atas 53 ribu. Namun dibandingkan kemarin, total kasus aktif menurun. Tercatat kemarin, Sabtu (13/8), terdapat 53.606 kasus aktif COVID-19 di Indonesia.

Berikut riwayat kasus aktif COVID-19 dalam sepekan terakhir:

  • Minggu (14/8): berkurang 479 kasus menjadi 53.127 kasus aktif.
  • Sabtu (13/8): bertambah 30 kasus menjadi 53.606 kasus aktif
  • Jumat (12/8): bertambah 847 kasus menjadi 53.576 kasus aktif
  • Kamis (11/8): bertambah 686 kasus menjadi 52.729 kasus aktif
  • Rabu (10/8): bertambah 1.002 kasus menjadi 52.043 kasus aktif
  • Selasa (9/8): bertambah 1.408 kasus menjadi 51.041 kasus aktif
  • Senin (8/8): berkurang 512 kasus menjadi 49.633 kasus aktif

Belum lama ini, Kementerian Kesehatan RI bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) memaparkan temuan 98,5 persen warga Indonesia sudah memiliki antibodi terhadap virus Corona. Dibandingkan survei pertama pada Desember 2021, ditemukan baru 87,8 persen.

Peneliti dari FKM UI Iwan Ariawan menyebut tidak ada kepastian perihal sumber antibodi tersebut dari vaksin COVID-19 atau infeksi alamiah virus Corona pada warga Indonesia.

"Hasil dari serosurvey ini menunjukkan ada peningkatan proporsi penduduk yang memiliki antibodi SARS-CoV-2," ungkap Iwan dalam konferensi pers Kemenkes, Kamis (11/8).

"Kalau kita lihat kadarnya, ada peningkatan sebesar 4 kali lipat pada antibodi SARS-CoV-2, antibodi untuk COVID-19 di Indonesia, ini kalau dibandingkan dari Desember 2021 dengan Juli 2022," sambungnya.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT