ADVERTISEMENT

Kamis, 18 Agu 2022 14:25 WIB

Waspada Tanda-tanda Awal Leukemia, Kerap Disangka Flu Biasa

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Leukemia diagnosis. Stamp, stethoscope, syringe, blood test and pills on the clipboard with medical report. 3d illustration Ilustrasi tanda-tanda awal leukemia (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Leukemia merupakan salah satu jenis kanker yang bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa. Karenanya, seseorang perlu mewaspadai apa saja tanda-tanda awal leukemia.

Sebagai informasi, leukemia merupakan kanker yang menyerang sel-sel darah di tubuh dan, awalnya, berkembang di sumsum tulang. Organ tersebut memproduksi sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih.


Meski dapat berdampak pada sel darah lainnya, kanker ini cenderung lebih menyerang sel darah putih. Sel darah tersebut merupakan bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh hingga melindungi tubuh dari berbagai infeksi dan penyakit.

Leukemia sendiri diketahui memiliki empat jenis, antara lain leukemia limfositik akut (ALL), leukemia myelogenous akut (AML), leukemia limfositik kronis (CLL), dan leukemia myelogenous kronis (CML). Klasifikasi jenis leukemia didasarkan pada kecepatan perkembangan sel kanker dan jenis sel darah yang terlibat.

Adapun gejala awal leukemia tiap orang bisa berbeda-beda, bahkan beberapa dari mereka tidak memiliki gejala awal. Lantaran hal tersebut, seseorang perlu mewaspadai beberapa tanda awal yang kerap dialami oleh pasien leukemia.

Tanda-tanda Awal Leukemia

Dikutip Medical News Today, leukemia tidak selalu menimbulkan tanda pada stadium awal. Seringkali, tanda awal sangat mirip dengan flu, tetapi tidak kunjung menghilang. selain mirip flu, berikut tanda-tanda lainnya yang bisa saja muncul:

  • Kehilangan selera makan
  • Sakit tulang
  • Mudah memar
  • Kelelahan
  • Demam
  • Infeksi yang sering
  • Sakit kepala
  • Pendarahan hebat
  • Nyeri sendi
  • Keringat malam
  • Sesak napas

Tanda awal gejala leukemia akut mungkin lebih terlihat karena perkembangan dari penyakit tersebut berlangsung sangat cepat. Sedangkan tanda-tanda awal leukemia kronis lebih jarang terlihat, dan mungkin diperlukan waktu bertahun-tahun sebelum seseorang mengalami gejala awal leukemia kronis.

Meskipun demikian, baik leukemia akut maupun kronis memiliki kesamaan pada gejala awal, yaitu bergejala mirip dengan flu dan mudah mengalami kelelahan. Menemui dokter adalah hal yang paling tepat untuk mendeteksi leukemia yang ada pada tubuh seseorang.

Seseorang bahkan perlu lebih mewaspadai jika tanda-tanda awal leukemia tersebut dibarengi dengan fakto risiko terjadinya leukemia. Salah satunya memiliki riwayat anggota keluarga yang pernah terkena leukemia.



Simak Video "Bahaya Etilen Oksida yang Bikin Mie Sedaap Ditarik di Hong Kong"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT