ADVERTISEMENT

Jumat, 19 Agu 2022 15:29 WIB

Ada yang Pingsan Saat Upacara? Ini Pertolongan Pertamanya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Viral salah satu Kowad yang menolak ditandu sampai menyelesaikan tugasnya pada saat upacara bendera di Istana Merdeka. Penjelasan dokter perihal langkah pertolongan untuk orang yang pingsan saat upacara. Foto: Dok. TIkTok @blinkblink25.
Jakarta -

Viral video seorang wanita TNI Angkatan Udara (Wara) nyaris pingsan saat mengikuti upacara HUT RI ke-77 di Istana Negara. Dalam video tersebut sembari sempoyongan, wanita tersebut dipegangi dari belakang oleh seorang rekannya. Setelah ambruk ke tanah selama beberapa detik, ia bangkit, berdiri tegak, dan kembali mengikuti upacara.

Wanita tersebut sempat dihampiri tim medis untuk dibantu diangkut menggunakan tandu. Namun, wanita tersebut menolak tandu dan memutuskan untuk tetap berdiri dan enggan meninggalkan upacara.

Video tersebut diunggah oleh akun Tiktok @blinkblink25 dan ramai menuai respons positif warganet. Mereka menilai, wanita TNI tersebut mencerminkan sikap pantang menyerah.

Menurut spesialis jantung dari Siloam Hospital, dr Vito A Damay, SpJP(K), fenomena pingsan atau ambruk saat berdiri lama, khususnya dalam momen upacara, memang sering terjadi. Secara medis, dua penyebab paling umum adalah hipoglikemia dan dehidrasi.

Pasien yang pingsan akibat hipoglikemia bisa diberi pertolongan berupa minuman manis. Pasalnya pada kondisi tersebut, pasien mengalami penurunan kadar gula dalam darah.

"Jadi kondisi hipoglikemia terjadi ketika gula darah turun dan pasien menjadi lemas. Misalnya belum sarapan. Orang yang lemas kita kasih air gula biasanya langsung sadar lagi," terang dr Vito pada detikcom, Jumat (19/8/2022).

Namun pada kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh, pasien yang pingsan saat upacara bisa diberi pertolongan berupa air putih atau minuman isotonik.

"Dehidrasi juga sering karena udara panas pasien kekurangan volume cairan dalam tubuh, jantung memompa darah namun jumlahnya tidak kuat sehingga seseorang lemas," beber dr Vito.

"Kalau dehidrasi minum air putih, air kelapa, atau cairan isotonik sangat membantu," pungkasnya.



Simak Video "Heboh Juru Bahasa Isyarat HUT Ke-77 RI Ikut Joget 'Ojo Dibandingke'"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT