ADVERTISEMENT

Sabtu, 20 Agu 2022 08:00 WIB

Sesal Mike Tyson Tak Pakai Ganja Sejak Dulu

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
LOS ANGELES, CA - JUNE 16: Mike Tyson is seen arriving at Jimmy Kimmel Live Show on June 16, 2022 in Los Angeles, California.  (Photo by JOCE/Bauer-Griffin/GC Images) Foto: GC Images/JOCE/Bauer-Griffin
Jakarta -

Legenda tinju Mike Tyson belakangan jadi sorotan usai curhat merasa ajalnya sudah dekat. Dalam pengakuan terbarunya, ia menyesal tidak memakai ganja sedari dulu saat berkarier sebagai petinju.

"Ganja bagus untuk dipakai latihan bagi saya. Seandainya saya sudah mengisap ganja ketika masih aktif bertarung. Saya kehilangan momen itu dari sudut pandang atlet," cerita pria Kejuaraan Kelas Berat WBA, dikutip dari New York Post, Sabtu (20/8/2022).

"Jika saya memakai ganja selama karier tinju saya, saya mungkin tidak akan begitu agresif," lanjutnya.

Mike Tyson kini disebut bisa menghabiskan £34.000 untuk ganja selama sebulan, di tengah kekhawatiran kesehatannya. Tyson memang sudah tidak asing dengan ganja, bahkan dia membuka peternakan ganja di South California.

Ia menyukai ganja sejak 2019, mengaku menjadikan ganja sebagai bagian dari diet berbasis tumbuhan. Selain ganja, ia juga mengaku mengonsumsi 'Magic Mushroom'.

Baru-baru ini dalam sebuah foto yang viral di media sosial, Mike Tyson terlihat tengah berada di kursi roda dan membawa tongkat saat tiba di Bandara Internasional Miami, Amerika Serikat. Mantan petinju dunia yang dijuluki Si Leher Beton ini beberapa waktu lalu memicu rasa khawatir para penggemarnya.

Pasalnya, ia mengaku sudah siap bertemu Tuhan. "Ketakutan terbesar saya? Saya tidak mau anak-anak saya menderita sakit," ujar Tyson dikutip Essentially Sports.

"Saya ingin mereka memiliki hidup seperti yang saya punya, melihat dunia seperti yang saya lihat. Saya juga siap bertemu dengan Tuhan, itu pasti," pungkas dia.



Simak Video "Penggunaan Ganja Medis Juga Punya Risiko, Apa Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT