Hasil Autopsi Keluar, Tim Forensik Bicara soal 'Otak Brigadir J Pindah ke Perut'

ADVERTISEMENT

Hasil Autopsi Keluar, Tim Forensik Bicara soal 'Otak Brigadir J Pindah ke Perut'

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Senin, 22 Agu 2022 15:17 WIB
Ilustrasi autopsi ulang jenazah Brigadir J
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Tim kedokteran forensik sudah menyerahkan hasil autopsi ulang jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J kepada penyidik Bareskrim Polri, pada hari ini, Senin (22/8).

Ketua tim dokter forensik gabungan Ade Firmansyah Sugiharto menyebut autopsi berlangsung selama kurang lebih empat minggu. Tidak ada luka di tubuh Brigadir J yang diakibatkan selain penembakan.

"Ada dua luka yang fatal, yaitu di kepala dan dada, luka-luka yang ada masih jelas," terang Ade dalam konferensi pers Senin (20/8/2022).

Dalam kesempatan serupa, Ade menanggapi soal pernyataan yang sempat membuat heboh yakni 'turunnya otak ke perut'. Hal ini sebelumnya disampaikan pihak keluarga hingga pengacara Brigadir J.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mencegah kebocoran akibat banyaknya luka di tubuh almarhum Brigadir J.

"Kita semua berdasarkan apa yang didapatkan pada tubuh korban, itu yang jelas sudah dikembalikan kepada tubuh korban dan memang ada hal-hal yang harus dilakukan untuk mencegah adanya kebocoran atau apa, karena banyak luka-luka di tubuh korban," sambung Ade.

"Yang jelas tidak ada organ yang hilang dari tubuh korban, dan semua dikembalikan ke tubuh jenazah," pungkas dia.



Simak Video "Netizen Baper Lihat Pelukan Sambo-Putri, 'Stockholm Syndrome'?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT