Suami Sering Risih karena Tangisan Anak, Harus Apa Dok?

ADVERTISEMENT

Dokter Menjawab

Suami Sering Risih karena Tangisan Anak, Harus Apa Dok?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Minggu, 28 Agu 2022 09:00 WIB
Ilustrasi bayi sedang menangis
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Pertanyaan:

Saya ingin bertanya Dok...

Saya dan suami baru nikah tahun kemarin, dan setelah 2 bulan pernikahan saya positif hamil. Selama masa kehamilan suami saya sangat memperhatikan saya, sampai anak saya lahir masih diperhatikan.

Tapi, setelah 10 hari anak kita lahir, suami kadang merasa gemas dan kadang merasa risih akan tangisan anak kami saat tidur, tapi kadang merasa gemas yang berlebihan. Saya ingin bawa suami ke dokter psikolog, tapi suami tidak mau karena merasa dirinya baik baik saja.

Nurul (wanita, usia tidak disebutkan)

Jawaban:

Kondisi yang ibu sebutkan masih terlihat wajar bu. Mungkin bisa lebih dijelaskan gemas seperti apa dan risih seperti apa?

Seperti seorang ibu dengan anaknya, bapak juga bisa memiliki ikatan dengan anaknya. Secara biologisnya akan ada perubahan-perubahan yang membuat seorang lelaki juga memperhatikan anaknya. Bahasa awamnya naluri kebapakan.

Bila kondisi yang diamati sudah mengarah kepada kekerasan, atau yang bisa mencederai si anak dan juga Anda sendiri, tentunya perlu segera mencari pertolongan.

Menurut saya juga tidak ada yang salah untuk berdiskusi dengan psikolog. Berkonsultasi dengan psikolog seringkali masih tabu bagi banyak orang. Hal ini bagus untuk keterbukaan dan saling mengenal diri. Pernikahan dan menjadi orang tua adalah peristiwa besar dalam hidup seseorang.

dr Eddy Wiria, PhD

Co-Founder dan CEO Kavacare.id

Tentang Konsultasi Kesehatan

Pembaca detikcom yang memiliki pertanyaan terkait berbagai masalah kesehatan dapat mengirimkan pertanyaan ke email redaksi@detikhealth.com dan akan dijawab oleh pakar yang kompeten. Kirimkan pertanyaan dengan subjek email "konsultasi pembaca" disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.



Simak Video "Penanganan Psikologis untuk Korban-Saksi Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT