Fenomena di Balik Daftar Panjang Artis Korsel Bunuh Diri

ADVERTISEMENT

Fenomena di Balik Daftar Panjang Artis Korsel Bunuh Diri

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Senin, 29 Agu 2022 16:33 WIB
Yoo Ju Eun
Aktris Yoo Juu Eun meninggal bunuh diri. (Foto: Instagram)
Jakarta -

Meninggalnya aktris Yoo Ju Eun menambah daftar panjang artis Korea Selatan bunuh diri. Tidak sedikit yang bertanya sebenarnya apa yang menjadi pemicu utama seleb Korsel mengakhiri hidupnya.

Berdasarkan pengamatan peneliti sosial epidemiologi di Universitas Chung-ang Jang Soong-nang, salah satu faktor yang paling banyak menjadi latar belakang seleb Korsel bunuh diri adalah dampak media sosial.

Efek media sosial disebutnya sangat nyata. Misalnya, saat netizen berani mengkritik, hingga kerap memberikan pernyataan hoax terkait artis Korsel, atau tak jarang dikait-kaitkan dengan politik identitas.

Hal tersebut dikategorikan dengan cyber bullying. Berikut fakta-faktanya:

1. Cyber Bullying

Korban nyata bunuh diri akibat menerima cyber bullying sempat dialami aktris dan penyanyi Sulli 2019 silam. Ia ditemukan tewas bunuh diri setelah menerima pelecehan online selama bertahun-tahun.

Karenanya muncul petisi untuk penindakan lebih lanjut terkait cyber bullying terhadap seleb Korsel yang belakangan ditandatangani ribuan warga. Selain Sully, cyber bullying juga dialami influencer Cho Jang-mi, 27 tahun.

Cho Jang Mi tewas di rumahnya 5 Februari 2022 setelah depresi menerima hujatan di dunia maya selama bertahun-tahun.

2. Budaya Kerja

Budaya kerja yang dinilai keras bagi para aktris dan seleb Korsel disebut juga menjadi pemicu bunuh diri. Menurut Jang, beberapa dari mereka kerap kompetitif dalam mengutamakan karier, sehingga ada artis yang tidak tahan dengan budaya tersebut.

"Ada persaingan tanpa akhir. Mereka hanya menjalani kehidupan sehari-hari. Tetap hidup itu sendiri sangat sulit, itu adalah penderitaan, dan satu-satunya kebahagiaan yang mereka rasakan adalah dalam hal-hal yang sangat kecil, seperti makan sesuatu yang lezat," kata Jang.

"Adapun hal lain dalam hidup, hal-hal yang tak tertahankan, sulit, dan kompetitif," lanjut dia,



Simak Video "Viral 'Fetish KTP' Diduga Penipuan, Ini Kata Dokter Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT