Tanda Tanya Epidemiolog Pneumonia 'Misterius' Diduga karena Bakteri Legionella

ADVERTISEMENT

Tanda Tanya Epidemiolog Pneumonia 'Misterius' Diduga karena Bakteri Legionella

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Minggu, 04 Sep 2022 21:00 WIB
Blood cells, molecule of DNA forming inside the test tube. 3D illustration, conceptual image of science and technology.
Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage
Jakarta -

Negara Argentina baru-baru ini melaporkan temuan 11 kasus pneumonia 'misterius' yang menyebabkan empat orang meninggal. Sebelumnya telah dilakukan tes COVID-19 dan dinyatakan bukan disebabkan virus Corona.

Belakangan otoritas kesehatan Argentina menyatakan kemungkinan pneumonia ini disebabkan oleh bakteri Legionella yang memicu penyakit Legionnaires.

"Kecurigaannya adalah wabah legionella pneumophila," kata Dr Carla Vizzotti, Menteri Kesehatan negara itu, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CBS News.

Menurut epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, meski kemungkinan penyebabnya sudah ditemukan namun masih banyak misteri yang harus dipecahkan agar penyakit ini tidak menyebar.

"Ini tentu menenangkan karena bakteri ini sudah ada obatnya atau antibiotik, tapi yang menjadi catatan saya adalah kalau betul ini bakteri Legionella apakah dari awal sudah ada pemberian antibiotik? Karena ini kan terjadi di fasilitas kesehatan ya di rumah sakit," ucap Dicky pada keterangan yang diterima detikcom, Minggu (4/9/2022).

"Seharusnya jika sudah diberikan antibiotik, kematian bisa segera dihindarkan," sambungnya.

Pejabat kesehatan Argentina memang telah mengidentifikasi bakteri Legionella pada empat sampel, tiga sampel pernapasan dan satu lainnya biopsi dari kasus kematian. Namun menurut Dicky, angka kematian yang cukup tinggi ini harus bisa dijelaskan penyebabnya.

"Jadi ini masih perlu klarifikasi lanjut ya terutama dengan angka kematian yang cukup tinggi ini walaupun bisa dijelaskan Legionella itu lebih buruk pada orang yang komorbid tapi ini infeksi kan terkena tenaga kesehatan. Apakah prosedur tidak memakai masker atau bagaimana?," bebernya.

Di luar empat kasus kematian, tiga orang sedang dalam observasi dan menerima perawatan. Ia merupakan pria 64 tahun dengan riwayat penyakit penyerta, dirawat dalam kondisi serius, lalu pria 81 tahun yang kritis dan juga memerlukan penanganan intensif.

"Masih banyak hal yang perlu dijelaskan karena untuk saya sebagai epidemiolog tidak bisa puas kalau ini hanya Legionella, masih ada leak atau kelemahan kenapa ini bisa terjadi, walaupun ini sudah sedikit menenangkan," pungkas Dicky.



Simak Video "Gejala Pneumonia Misterius yang Tewaskan 4 Orang di Argentina"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT