Tren 'Sleepover Date' Viral di Medsos, dr Boyke: Seks Bebas, Awas HIV!

ADVERTISEMENT

Tren 'Sleepover Date' Viral di Medsos, dr Boyke: Seks Bebas, Awas HIV!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kamis, 08 Sep 2022 08:35 WIB
Pemerhati seks dan keharmonisan rumah tangga, dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, menyebut posisi lotus punya kelebihan lain. Penasaran?
Pakar seks dr Boyke Dian Nugraha. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Muncul istilah 'sleepover date' di media sosial. Beberapa netizen mengaitkan istilah ini dengan kebiasaan menginap bersama pacar.

Salah satu postingan yang kemudian viral di akun Twitter @as***fess bahkan memperlihatkan kegiatan 'sleepover date'. "Sleepover date + dimasakin dia. Btw knp cwe klo pake baju cwo lucu bngt sh"," demikian caption dalam cuitan tersebut.

Pakar seks dr Boyke Dian Nugraha mewanti-wanti risiko HIV di balik viral tren istilah tersebut. Ia khawatir istilah semacam ini mengaburkan risiko perilaku seks bebas.

Pasalnya, sleepover date menurutnya sama saja dengan seks bebas sehingga sejumlah risiko dari hubungan seksual sembarangan mengintai, termasuk HIV.

"Sama saja. Semua perilaku seks bebas. Hati-hati HIV/AIDS," sebut dr Boyke kepada detikcom Kamis (8/9/2022).

Dikutip dari Pusat dan Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), HIV bisa menular melalui hubungan seksual berisiko seperti seks bergonta-ganti pasangan tanpa menggunakan kondom. Meski seks anal diyakini paling berisiko terkena HIV, tidak menutup kemungkinan HIV bisa ditularkan melalui seks vaginal.

Hal ini bisa terjadi saat pasangan teridentifikasi positif HIV dan masuk melalui jaringan halus yang melapisi vagina dan leher rahim. Cairan di vagina dan darah bisa membawa HIV.

Beberapa waktu lalu, risiko HIV akibat seks bebas juga disoroti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Pasalnya, angka remaja positif HIV dari penularan seks bebas mulai merangkak naik, khususnya terkait mereka yang melakukan seks sesama jenis.

"Kami memiliki laporan kasus positif HIV pada remaja akibat seks bebas sesama jenis. Kasusnya mulai bermunculan sekarang ini," kata dr Endah dalam Media Interview IDAI secara virtual, Jumat (2/9/2022).



Simak Video "AIDS dan 10 Gejala Umumnya: Batuk Kering-Demam"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT