ADVERTISEMENT

Minggu, 11 Sep 2022 08:57 WIB

Terpopuler Sepekan

Wanti-wanti dr Boyke, Tren Viral 'Sleepover Date' Rawan Tularkan HIV

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi friends with benefits (fwb) Tren viral 'sleepover date' (Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem Peretiatko)
Jakarta -

Istilah 'sleepover date' tengah ngehits di kalangan anak gaul Jakarta Selatan. Disebut-sebut sebagai model baru pergaulan bebas, yang risikonya tidak jauh beda dengan FWB alias 'friend with benefit' yang lebih dulu populer.

Sederhananya, sleepover date berarti kencan yang dilanjutkan dengan menginap. Sama seperti FWB, sleepover date juga dikaitkan dengan hubungan seks di luar nikah di kalangan anak muda.

Praktisi kesehatan seksual dr Boyke Dian Nugraha mewanti-wanti risiko di balik tren viral ini. Menurutnya, beragam istilah baru yang muncul dapat mengaburkan perilaku pergaulan bebas dengan segala risikonya.

"Sama saja. Semua perilaku seks bebas. Hati-hati HIV/AIDS," sebut dr Boyke kepada detikcom Kamis (8/9/2022).

Pendapat senada juga disampaikan psikolog klinis dan founder pusat konsultasi Anastasia and Associate, Anastasia Sari Dewi. Menurutnya, munculnya beragam istilah yang merujuk pada pergaulan bebas dapat menormalisasi perilaku tersebut.

"Yang menjadi saya khawatir kalau dari sudut pandang psikologi, ini seolah-olah nanti istilah yang lebih mudah dikatakan. Semakin mudah dikatakan, menjadi normalisasi seolah-olah ini adalah hal yang normal, hal yang wajar, baik-baik saja," terangnya pada detikcom, Rabu (7/9/2022).

"Padahal, untuk hal yang berisiko ini disayangkan sekali. Untuk hal-hal berisiko, yang sifatnya bisa merugikan baik secara fisik maupun mental, ini seharusnya jangan dinormalisasi," sambung Sari.



Simak Video "Muncul Tren 'Sleepover Date', Samakah Dengan FWB?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT