Psikolog Forensik Duga Putri Candrawathi Tak Alami Pelecehan, Ini Alasannya

ADVERTISEMENT

Psikolog Forensik Duga Putri Candrawathi Tak Alami Pelecehan, Ini Alasannya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Kamis, 08 Sep 2022 19:45 WIB
Istri Irjen Ferdy Sambo Putri Candrawathi saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir Yosua
Putri Candrawathi. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Psikolog forensik Reza Indragiri menduga Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo tidak mengalami pelecehan seksual. Menurutnya, kemungkinan ada tindakan malingering di balik pengakuan Putri sebagai korban. Hal inilah yang membuat Komnas Ham dan Komnas Perempuan meyakini dugaan kuat pelecehan seksual.

"Sebetulnya saya dan Komnas HAM, Komnas Perempuan, punya kesamaan. Yakni sama-sama berspekulasi, bedanya saya berspekulasi bahwa kejadian pelecehan seksual itu tidak ada," terangnya saat dihubungi detikcom Rabu (7/9/2022).

Menurut Reza, jika Putri benar mengalami pelecehan seksual seharusnya ia lebih terbuka pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) daripada Komnas Perempuan. Sebab, LPSK bisa memberikan perlindungan yang lebih kuat.

"Orang yang mengaku dijahati secara seksual, dan mengalami penderitaan, tentu ingin memperoleh perlindungan. LPSK-lah lembaga perlindungan. Tapi kok Putri Candrawathi malah tidak kooperatif? Ini sakit betulan atau cuma pura-pura sakit?" katanya.

Karena hal tersebut, muncul lah dugaan malingering, istilah yang diartikan saat seseorang berpura-pura sakit atau melebih-lebihkan gejala medis yang dialami, baik pada fisik maupun psikis. Dikutip dari Medical News Today, ini dilakukan untuk menghindari tanggung jawab, seperti pengadilan hukum.

"Dia juga bisa jadikan pernyataan Komnas sebagai bahan membela diri di persidangan nanti. Termasuk bahkan membela diri dengan harapan bebas murni," klaim dia.

NEXT: Kata Komnas Perempuan Terkait Alasan Putri Enggan Memberikan Keterangan

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT