6 Manfaat Ini Akan Dirasakan Tubuh Saat Stop Ngevape, Buktikan!

ADVERTISEMENT

ROUND UP

6 Manfaat Ini Akan Dirasakan Tubuh Saat Stop Ngevape, Buktikan!

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Kamis, 15 Sep 2022 05:30 WIB
vape
Ilustrasi vape. Foto: shutterstock
Jakarta -

Vape atau rokok elektrik sering disebut lebih aman dibanding rokok konvensional. Nyatanya, risiko kesehatan akibat menggunakan vape dapat merusak paru-paru hingga berakibat kematian.

Menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), hampir terjadi 3.000 kasus penyakit paru-paru terkait penggunaan vape. Vape juga menyebabkan adiksi bagi penggunanya sehingga sulit untuk berhenti.

Berhenti menggunakan vape akan memberikan manfaat pada tubuh baik dalam jangka pendek hingga jangka panjang. Secara bertahap, berikut perbedaan dan manfaat yang dapat dirasakan pada tubuh saat berhenti menggunakan vape:

1. Perbaikan Kardiovaskular

20 menit setelah berhenti menggunakan vape, detak jantung akan kembali normal dan tekanan darah turun membuat sirkulasi mulai normal. Pakar kesehatan dan kebugaran Maple Holistics, Caleb Backe, mengatakan berhenti menggunakan vape akan berpengaruh pada pernapasan yang lebih ringan dan aliran udara yang lebih jernih.

2. Memutus Efek Nikotin

Beberapa jam setelah berhenti, adiksi pada nikotin akan menunjukan gejala ringan pada fisik maupun psikologis. Gejala fisik yang mungkin terjai adalah sakit kepala, berkeringat, kram perut, tremor, insomnia, nafsu makan meningkat, dan sembelit.

Gejala psikologis yang mungkin terjadi adalah perubahan suasana hati, kesulitan berkonsentrasi, mudah marah, dan kecemasan. Puncak dari efek ini terjadi sekitar 3 hari dan secara bertahap berkurang selama tiga hari hingga empat minggu berikutnya.

3. Risiko Serangan Jantung Menurun

Setelah satu hari berhenti, risiko mengalami serangan jantung akan berkurang berkat penurunan tekanan darah, peningkatan kadar oksigen darah, dan penurunan kadar kolesterol. Menurut penelitian pada 2018, penggunaan rokok elektrik setiap hari menaikkan risiko seseorang terkena serangan jantung dua kali lipat.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT