ADVERTISEMENT

Jumat, 16 Sep 2022 18:00 WIB

Dokter Wanti-wanti Seks Agresif Bisa Sebabkan Perdarahan Malam Pertama

Alethea Pricila - detikHealth
Kisah Viral Perdarahan Malam Pertama Sampai Harus Transfusi 2 Kantong Darah Foto: Tangkapan layar TikTok @nurulapryni104
Jakarta -

Malam pertama menjadi malam yang istimewa bagi pasutri baru. Ada banyak hal yang terjadi ketika malam pertama salah satunya kemungkinan keluarnya darah dari vagina saat bercinta. Tentunya hal ini membuat beberapa wanita takut dan khawatir.

Namun, keluarnya darah saat berhubungan seksual ternyata normal terjadi. Kejadian ini terjadi karena adanya robekan hymen atau selaput dara. Hal ini juga disebutkan oleh dokter spesialis Obstetri-Ginekologi, dr Dinda Derdameisya SpOG dari RS Brawijaya Antasari yang menyebut keluarnya darah saat malam pertama adalah hal yang wajar terjadi.

"Memang kalau misalnya belum pernah berhubungan seksual dan baru pertama kali, itukan berarti dia melewati pintu vagina yang biasanya terhalang dengan selaput dara atau hymen sehingga pada saat penis menembus hymen tersebut bisa membuat bercak darah," jelas dr Dinda kepada detikcom, Jumat (16/9/2022).

Cara Mengetahui Perdarahan Normal Atau Tidak

dr Dinda menjelaskan perdarahan saat pertama kali bercinta merupakan hal yang normal selama darah tersebut tidak begitu banyak dan berhenti. Sedangkan perdarahan yang banyak seperti sedang menstruasi sudah tergolong perdarahan yang tidak normal.

"Yang masih normal itu ketika darahnya tidak banyak dan berhenti jadi besoknya udah nggak berdarah lagi. Tapi kalo misalnya darahnya makin banyak, makin seperti haid tapi tidak haid, harus konsultasikan kepada dokter," jelasnya.

Kemungkinan Penyebab Perdarahan Banyak Saat Malam Pertama

Ada beberapa kemungkinan penyebab keluarnya vagina yang cukup banyak saat bercinta mulai dari luka di vagina hingga di mulut rahim. Hal ini menjadi alasan perlunya konsultasi dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

"Harus konsultasikan ke dokter takutnya ada luka di vagina atau di bawah mulut rahim yang sering kali pada saat berhubungan itu berdarah juga, itu namanya postcoital bleeding akibat laserasi vagina, biasanya laserasi di posterior portio serviks, itu juga perdarahan yang sering terjadi pada hubungan seksual yang cukup agresif," katanya.

Di sisi lain, dr Dinda menegaskan jika seorang wanita tidak mengeluarkan darah pada malam pertama. Itu merupakan hal yang normal terjadi sehingga tidak perlu menjadi masalah.

"Tapi nggak selalu juga hubungan seksual pada malam pertama itu selaput daranya berdarah. Jadi nggak pasti, nggak selalu, dan nggak harus. Tapi bisa jadi robek dan berdarah," tegas dr Dinda.



Simak Video "WHO Soroti Hal Ini Terkait Ancaman Cacar Monyet yang Kian Serius"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT