5 Tanda-tanda Kanker Nasofaring, Penggemar Ikan Asin Perlu Waspada

ADVERTISEMENT

5 Tanda-tanda Kanker Nasofaring, Penggemar Ikan Asin Perlu Waspada

Fadilla Namira - detikHealth
Minggu, 25 Sep 2022 05:46 WIB
Dry mackerel fish on the weave basket.
Tanda-tanda Kanker Nasofaring (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Data Globocan 2020 menunjukan kanker nasofaring menjadi kasus terbanyak ke-5 terbanyak menjangkiti masyarakat Indonesia, di bawah kanker paru-paru dan hati (liver). Meski begitu, tanda-tanda kanker nasofaring sulit terdeteksi pada stadium awal.

Nasofaring merupakan sistem pernapasan manusia yang terletak di antara belakang hidung dan bagian belakang mulut. Ketika seseorang bernapas, udara mengalir melalui hidung ke nasofaring dan setelahnya melewati tenggorokan sebelum mencapai paru-paru.

Sementara itu, kanker nasofaring terbentuk dari jaringan abnormal atau tumor ganas yang secara langsung mengganggu fungsi organ tersebut. Penyakit mematikan ini lebih sering terjadi di beberapa bagian dunia, termasuk Asia, Afrika Utara, dan Timur Tengah.

Tanpa pandang bulu, sel kanker di nasofaring dapat berkembang pada usia berapa pun, bahkan anak-anak. Terlebih, setengah dari pengidap yang didiagnosis penyakit ini justru berusia di bawah 55 tahun.

Dikutip dari Healthline, Kanker nasofaring adalah jenis kanker atipikal karena terjadi pada tingkat yang lebih tinggi di Asia Tenggara. Setelah diteliti lebih lanjut, pola makan yang terlalu banyak mengonsumsi hidangan asin menjadi pemicunya. Selain itu ada faktor lain, seperti riwayat genetik, pertambahan usia, dan virus Human Papillomavirus (HPV).

Tanda-tanda Kanker Nasofaring

Berikut ini tanda-tanda kanker nasofaring yang umum terjadi:

1. Pembengkakan di leher

Kebanyakan pengidap kanker nasofaring mendapati benjolan di area leher. Kondisi ini terjadi lantaran ada pembengkakan di kelenjar getah bening dan jarang menimbulkan rasa nyeri.

Ahli onkologi kepala dan leher, Profesor Zhang Feng dari Modern Cancer Hospital Guangzhou, mengatakan 60-80 persen pasien kanker nasofaring mengalami pembengkakan di leher. Sebab, nasofaring memiliki banyak kelenjar getah bening sehingga penyebaran sel kanker lebih cepat di bagian leher.

2. Mimisan

Tanda selanjutnya adalah mimisan yang terus berulang dan tidak kunjung sembuh. Mimisan yang berlangsung lebih dari satu bulan disertai gejala kanker nasofaring yang lain harus segera dilaporkan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan diagnosis yang pasti.

3. Tinnitus dan kehilangan pendengaran

Tinnitus adalah gangguan pada telinga yang menimbulkan suara berdengung. Tumor ganas pemicu kanker yang tumbuh di rongga hidung menyebabkan pendengaran berkurang dan meningkatkan risiko ketulian. Meskipun sel kanker tidak tumbuh langsung di dalam telinga, rongga hidung mempunyai saluran yang saling terhubung dengan indra pendengaran tersebut.

4. Sakit Kepala

Sel kanker yang ganas lambat laun akan menjalar ke bagian otak sampai-sampai muncul rasa penekanan di area kepala. Hal ini yang menyebabkan beberapa pengidap terasa sakit kepala. Bila dibiarkan, kondisi ini terus meningkat tajam sehingga membuat pengidapnya tidak nyaman.

5. Gangguan Penglihatan

Kerusakan saraf kranial otak karena pertumbuhan sel kanker juga berpengaruh pada penglihatan. Semakin lama masalah kesehatan ini dibiarkan, kualitas pandangan jadi menurun sehingga memicu penglihatan berbayang dan buram.

Selain tanda-tanda umum di atas, ada beberapa kemungkinan pendukung tanda-tanda kanker nasofaring yang harus diwaspadai. Dikutip dari Cleve and Clinic, hal tersebut mencakup:

  • Rasa penuh di telinga.
  • Hidung tersumbat.
  • Kesulitan membuka mulut.
  • Sakit atau Mati rasa pada wajah.
  • Kesulitan bernapas atau berbicara.
  • Infeksi telinga yang tidak kunjung sembuh.

Banyak gejala kanker nasofaring yang mirip dengan gejala penyakit lain yang kurang serius. Akibatnya, penyakit ini sulit dideteksi pada tahap awal. Maka dari itu, penting untuk menjadwalkan pemeriksaan dengan penyedia layanan kesehatan jika seseorang mengalami salah satu dari tanda tersebut.



Simak Video "Benarkah Makanan Tertentu Bisa Picu Kanker Payudara?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT