Gejala Awal Wanita Kalbar Usia 30 Kena Endometriosis hingga Rahim Diangkat

ADVERTISEMENT

Gejala Awal Wanita Kalbar Usia 30 Kena Endometriosis hingga Rahim Diangkat

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 28 Sep 2022 09:30 WIB
Viral TIkTok pasien mengidap endometriosis berujung angkat rahim,
Foto: Tangkapan layar: SS Viral (atas izin yang bersangkutan)
Jakarta -

Yuta Yunita, wanita 30 tahun viral di TikTok usai menceritakan perjalanan rahimnya terpaksa diangkat. Dokter menyebut tak ada jalan lain yang bisa dilakukan kecuali pengangkatan rahim jika kualitas hidupnya tak ingin terganggu.

Sempat tak menerima 'vonis' tersebut, ia mencari jalan 'pintas' dengan mengunjungi beragam dokter hingga melakukan beberapa pengobatan lain, termasuk suntik endrolin selama enam bulan dengan harapan endometriosis berhenti tumbuh.

"Aku dianjurkan untuk angkat rahim karena menurut dokter kualitas hidup lebih utama. Ia juga mengatakan apabila hanya endometriosisnya dioperasi, itu tidak akan bertahan lama dan akan kembali lagi," cerita Yuta saat dihubungi detikcom, Rabu (28/9/2022).

"Sampai akhirnya aku ambil keputusan pengangkatan rahim ini karena memang kondisinya sudah tidak bisa dipertahankan," lanjutnya.

Awal Mula

Yuta tak tahu persis kapan endometriosis berkembang dalam tubuhnya, wanita domisili Kalimantan Barat ini mengaku sebelum menikah kerap mengalami gejala hebat saat menstruasi. "Kram perut," sebutnya.

Siapa sangka, itulah gejala awal yang dirasakan hingga akhirnya ia menyadari endometriosis saat tak kunjung hamil setelah menikah.

"Saat itu sempat dibilangnya nggak ada masalah, jadi aku ikut program hamil saja, dan nggak lama aku hamil tapi nggak berjalan baik, dan aku keguguran," kata dia.

"Aku pindah dokter dan di dokter lain aku baru tahu kalau ada endometrisosis, aku program lagi dan hamil. Tapi tetap sama, hasilnya keguguran lagi di usia kehamilan 5 bulan," sambungnya.

Yuta menyebut endometriosis yang diidapnya membuat perkembangan bayinya terganggu. Menstruasi Yuta dalam setahun terakhir juga memburuk hingga sering terasa nyeri, bahkan di beberapa waktu ia harus transfusi darah.



Simak Video "Pengakuan Wanita yang Tuntut L'Oreal Terkait Produk Pelurus Rambut"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT