BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin IndoVac, Vaksin COVID-19 Buatan Dalam Negeri

ADVERTISEMENT

BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin IndoVac, Vaksin COVID-19 Buatan Dalam Negeri

Vidya Pinandhita - detikHealth
Rabu, 28 Sep 2022 16:31 WIB
Vaksin bukan jaminan membuat seseorang benar-benar kebal terhadap penyakit COVID-19. Kadang ada kasus saat seseorang yang sudah divaksinasi masih bisa terinfeksi.
BPOM RI mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin COVID-19 Indovac. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin COVID-19 Indovac untuk usia 18 tahun ke atas. Diketahui, vaksin ini berbasis platform subunit protein dan dikembangkan oleh PT Bio Farma bersama Baylor College of Medicine.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPOM RI, Penny K Lukito. Lebih lanjut ia menyebut, Indovac juga tengah menjalani uji klinik untuk menjadi booster vaksin COVID-19.

"Nanti ada konferensi pers untuk pemberian EUA yang baru diberikan, (vaksin COVID-19) Indovac sudah mendapatkan (EUA). Jadi vaksin dalam negeri Indovac yang dari Biofarma dengan dealer ... itu sudah mendapatkan EUA untuk vaksin primer dewasa," jelasnya pada wartawan di Kompleks Gedung DPR RI, Rabu (28/9/2022).

"Dan sekarang dilanjutkan dengan uji klinik vaksin booster-nya. Jadi sudah dapat EUA yang pertama," jelas Penny lebih lanjut.

Penny menambahkan, produsen vaksin COVID-19 Indovac juga sudah mengajukan sertifikasi kehalalan ke Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Nantinya setelah mendapatkan izin edar dan halal, PT Bio Farma akan menyiapkan tahap awal produksi vaksin Indovac sebanyak maksimal 20 juta dosis.

Penny mengatakan produsen vaksin IndoVac juga telah mengajukan sertifikasi kehalalan ke Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

"Itu semua vaksin halal, sudah tersertifikasi halal. Jadi semua vaksin dalam negeri adalah vaksin halal," pungkas Penny.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui dua produk vaksin COVID-19 dalam negeri yakni Indovac dan Inavac. Berbeda dari Indovac, vaksin COVID-19 Inavac berbasis platform inactivated virus dan dikembangkan oleh tim peneliti Universitas Airlangga bersama PT Biotis Pharmaceutical Indonesia.

Simak juga video 'BPOM RI Resmi Izinkan Vaksin Dengue untuk Usia 6-45 Tahun':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT