Menguak Hidup Marilyn Monroe, Idap Endometriosis sampai Keguguran Berkali-kali

ADVERTISEMENT

Menguak Hidup Marilyn Monroe, Idap Endometriosis sampai Keguguran Berkali-kali

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 30 Sep 2022 16:02 WIB
American film actress Marilyn Monroe (Norma Jean Mortenson or Norma Jean Baker, 1926 - 1962).   (Photo by Baron/Hulton Archive/Getty Images)
Marilyn Monroe (Foto: Getty Images/Baron)
Jakarta -

Sebagian besar orang pasti tidak asing dengan aktris legendaris bernama Marilyn Monroe. Tapi, masih banyak yang tidak tahu bahwa Marilyn Monroe diketahui mengidap penyakit endometriosis yang parah.

Berdasarkan dokumentasi yang ada, Marilyn Monroe mengalami keguguran pada tahun 1956 dan 1958. Ia juga mengalami kehamilan ektopik atau kehamilan yang terjadi di luar rahim pada tahun 1957.

Sebuah makalah yang diterbitkan tahun 2008 oleh National Library of Medicine menyatakan bahwa sebagai salah satu penderita endometriosis, kondisi Marilyn Monroe saat itu sangat parah.

"Saya tahu betul penderitaan luar biasa dari endometriosis dan telah hidup dengan penyakit ini sejak remaja. Menjalani beberapa operasi dan kadang-kadang membutuhkan campuran obat penghilang rasa sakit yang kuat, termasuk morfin," tulis makalah tersebut yang dikutip dari laman Cosmopolitan, Jumat (30/9/2022).

"Nyeri endometriosis terasa seperti nyeri tulang yang hebat yang membuat kaki saya lemas, membuat saya ambruk di lantai. Aku pingsan karena deburan ombaknya yang membanjiri tubuhku dan dengan putus asa ingin agar rasa sakit yang menusuk itu berhenti," lanjutnya.

Semasa hidupnya, Marilyn Monroe sudah berada di bawah pengawasan publik karena menggunakan obat penghilang rasa sakit dan obat-obatan. Diketahui, obat-obatan itu berhubungan dengan penyakit endometriosis yang diidapnya semakin parah.

Apa Itu Endometriosis?

Endometriosis adalah suatu kondisi jaringan yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di tempat lain, seperti ovarium dan saluran tuba. Tak seperti sel-sel yang melapisi rahim, sel-sel endometriosis tidak dapat keluar dari tubuh seperti menstruasi sehingga menyebabkan sebagian besar pasiennya harus menanggung rasa sakit yang kronis.

Penyakit ini ditemukan di area termasuk panggul, diafragma, usus, kandung kemih, paru-paru, bahkan otak. Penyakit ini bisa mempengaruhi hidup penderitanya, termasuk kesuburan atau fertilitas. Gejalanya meliputi:

  • Rasa sakit
  • Kelelahan
  • Pendarahan hebat
  • Depresi


Simak Video "Seputar Temuan Virus Mirip Covid-19 pada Kelelawar di China Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT