Kemenkes Berikan Update Penanganan Korban Tragedi Kanjuruhan, Sebut Ada Kendala

ADVERTISEMENT

Kemenkes Berikan Update Penanganan Korban Tragedi Kanjuruhan, Sebut Ada Kendala

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Minggu, 02 Okt 2022 14:33 WIB
Police officers and soldiers stand amid tear gas smoke after clashes between fans during a soccer match at Kanjuruhan Stadium in Malang, East Java, Indonesia, Saturday, Oct. 1, 2022. Panic following police actions left over 100 dead, mostly trampled to death, police said Sunday. (AP Photo/Yudha Prabowo)
Foto: AP/Yudha Prabowo
Jakarta -

Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi memberikan keterangan mengenai kondisi rumah sakit yang digunakan dalam evakuasi korban tragedi Kanjuruhan, Malang.

"Jadi saat ini ditangani dulu di RS Saiful Anwar dan puskesmas sekitar juga backup dari Dinkes provinsi. Kita terus pantau kebutuhan obat dan nakes seperti dokter spesialis yang dibutuhkan," kata dr Nadia kepada detikcom, Minggu (2/10/2022).

"Semua biaya perawatan gratis oleh RS setempat," lanjutnya.

Sejauh ini dilaporkan sekitar 130 orang meninggal dunia dan 180-an dirawat. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah.

dr Nadia mengatakan meski proses pelayanan dan rujukan pasien berjalan dengan baik, terdapat kendala dalam identifikasi jenazah karena tidak beridentitas.

"Proses pendataan korban masih berlangsung. Posko untuk mencari keluarga yang hilang di RS Wava Husada dan RSUD Kanjuruhan," beber dr Nadia.

dr Nadia menyebutkan korban dievakuasi dan dirujuk ke rumah sakit terdekat yakni:

  • RSUD Kanjuruhan
  • RSI Gondang Legi
  • RS Bhayangkara Hasta Brata Batu
  • RSUD Dr Saiful Anwar
  • RSU Wajak Husada
  • RSU Mitra Delima
  • RS Wava Husada


Simak Video "Kemenkes Sempat Kesulitan Identifikasi Korban Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT