Terungkap Fakta Baru Kematian Marilyn Monroe: Tewas Overdosis Enema

ADVERTISEMENT

Terungkap Fakta Baru Kematian Marilyn Monroe: Tewas Overdosis Enema

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Rabu, 05 Okt 2022 07:33 WIB
American film actress Marilyn Monroe (Norma Jean Mortenson or Norma Jean Baker, 1926 - 1962).   (Photo by Baron/Hulton Archive/Getty Images)
Foto: Getty Images/Baron
Jakarta -

Penyebab kematian Marilyn Monroe kembali menjadi perbincangan hangat usai dokumenter perjalanan hidupnya dipublikasikan. Hingga kini banyak teori konspirasi yang beredar mengenai kematian aktris dengan ikon rambut bob itu.

Pada dini hari tanggal 5 Agustus 1962, Marilyn Monroe ditemukan tewas karena overdosis pil tidur di rumahnya di Los Angeles. Awalnya, penyebab tewasnya aktris papan atas itu disebut karena bunuh diri.

Otoritas terkait menyebut Marilyn meninggal karena overdosis. Laporan otopsi menemukan bahwa Marilyn meninggal karena keracunan obat kombinasi akut, chloral hydrate (obat penenang yang biasanya digunakan pada pasien sebelum operasi), dan Nembutal.

Namun tidak ada gelas air yang ditemukan di kamarnya, yang kemungkinan besar dia perlukan untuk menelan semua pil itu, dan tidak ada sisa pil di perutnya. Cyril Wecht, seorang ahli patologi forensik terkemuka, mengatakan kepada People bahwa ini menunjukkan bahwa "dia mungkin telah disuntik" dengan obat-obatan tersebut.

Menurut laporan dari US Sun, penyelidik swasta menemukan bahwa obat yang membunuhnya sebenarnya sejenis narkoba yang diberikan melalui cara yang tak lazim.

John W Miner, mantan wakil jaksa wilayah LA, menjelaskan teori enema fatalnya dalam percakapan dengan LA Times pada tahun 2005. Dia mengatakan Marilyn diberi chloral hydrate untuk membuatnya pingsan.

Kemudian seseorang melarutkan Nembutal dalam air dengan membuka 30 atau lebih kapsul. Orang itu kemudian memberikan larutan Nembutal ke Marilyn menggunakan kantong enema.

"Saat obat diserap perlahan, jaringan usus besar bereaksi terhadap trauma paparan zat beracun oleh respons inflamasi yang menghasilkan kemacetan dan warna ungu yang mencolok. Warna ungu itu menjadi bukti ketika tubuh dibuka di otopsi. Tidak pernah sadar, Marilyn Monroe meninggal," ucapnya.

Dikutip dari WebMD, enema adalah prosedur pemberian obat lewat rektum atau dubur. Umumnya, prosedur enema dilakukan untuk mengobati pasien dengan keluhan sembelit.

Penggunaan enema bukan tanpa risiko, karenanya prosedur ini hanya bisa dilakukan untuk alasan medis. Pemberian enema yang tidak tepat dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit atau pecahnya jaringan usus dan dubur yang mengakibatkan perdarahan internal.



Simak Video "Seputar Temuan Virus Mirip Covid-19 pada Kelelawar di China Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT