6 Tanda Penyakit Paru, Sesak Napas hingga Kurus Mendadak

ADVERTISEMENT

6 Tanda Penyakit Paru, Sesak Napas hingga Kurus Mendadak

Fadilla Namira - detikHealth
Kamis, 06 Okt 2022 05:00 WIB
A young doctor is standing and looking at the lungs image at the blurred hospital room background. The concept of medical service, diagnosis and treatment.
Tanda-tanda penyakit paru-paru (Foto: Getty Images/iStockphoto/Natali_Mis)
Jakarta -

Terkadang, masyarakat berpikir bahwa kesulitan bernapas hanyalah kondisi umum yang terjadi seiring bertambahnya usia. Padahal tidak menutup kemungkinan itu tanda-tanda penyakit paru-paru di tahap awal. Apabila dibiarkan, kondisi tersebut akan menjadi masalah serius, bahkan mengancam jiwa.

Paru-paru adalah salah satu organ respirasi vital yang memiliki fungsi utama sebagai tempat pertukaran oksigen dengan karbon dioksida di dalam tubuh. Jika fungsinya tersebut tidak berjalan dengan baik, seseorang akan mengalami masalah kesehatan yang berat sampai-sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penyakit paru-paru mempunyai banyak jenis sesuai dengan penyebab dan diagnosisnya. Asma, mesothelioma, kanker paru-paru, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), emfisema, bronkitis kronis dan akut adalah deretan penyakit paru-paru yang kerap menjangkiti penduduk Indonesia.

Kebanyakan penyakit paru-paru disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan kecanduan alkohol. Selain itu, faktor genetik dan paparan polusi berlebih bisa memicu hal serupa.

Dengan demikian, masyarakat wajib mengenali tanda-tanda penyakit paru-paru agar mencegahnya berkembang lebih parah ataupun menambah komplikasi serius.

Tanda-tanda Penyakit Paru-paru

Dikutip dari American Lung Association dan The Health, berikut tanda-tanda penyakit paru-paru yang perlu diwaspadai

1. Sesak Napas

Kondisi ini tentu memberikan sinyal pada tubuh bahwa ada yang sedang tidak beres dengan paru-paru. Kondisi ini kian parah ketika berolahraga atau hanya sedikit melakukan aktivitas ringan.

2. Mengi

Mengi adalah suara khas yang timbul ketika manusia bernapas. Masalah kesehatan ini disebabkan oleh penyempitan saluran pernapasan yang memengaruhi aliran udara dari paru-paru sehingga orang sulit menarik napas dalam-dalam.

3. Lendir Berlebih

Lendir atau dahak yang dihasilkan paru-paru bertujuan sebagai pertahanan terhadap virus atau mikroorganisme lain pemicu infeksi dan iritasi. Namun, bila produksinya berlebih bisa berakibat fatal pada paru-paru.

4. Batuk Kronis dan Berdarah

Seseorang perlu berhati-hati jika batuk yang dialaminya tidak kunjung sembuh selama delapan minggu atau lebih dan mengeluarkan darah. Sebab, hal itu bisa jadi indikasi penyakit paru-paru.

5. Nyeri Dada Kronis

Tanda lain dari penyakit paru adalah nyeri dada tanpa sebab dan tidak kunjung membaik. Rasa tidak nyaman ini kian memburuk bila dibiarkan selama satu bulan atau lebih.

6. Penurunan Berat Badan

Berat badan yang turun secara tiba-tiba merupakan tanda bahwa tubuh tidak dapat bekerja secara efisien. Menurut The Lung Institute, organ respirasi pengidap PPOK dan penyakit paru-paru lainnya perlu bekerja lebih keras guna membakar sepuluh kali lebih banyak kalori untuk bernapas.

Selain tanda-tanda penyakit paru-paru di atas, berbagai kondisi lain yang mengindikasikan hal ini adalah suara serak, sakit punggung, dan kelelahan berlebihan. Jadi, mulai dari sekarang sayangi tubuh dengan menjaga pola makan sehat dan olahraga secara teratur.



Simak Video "Perbandingan Paru-paru Pasien COVID-19 yang Divaksin dan Belum"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT