Percobaan Bunuh Diri Tak Dicover BPJS, Kemenkes Soroti Masalah Kesehatan Jiwa

ADVERTISEMENT

Percobaan Bunuh Diri Tak Dicover BPJS, Kemenkes Soroti Masalah Kesehatan Jiwa

Muhammad Rofiq - detikHealth
Kamis, 06 Okt 2022 11:11 WIB
Ilustrasi
Foto ilustrasi: Dok.Detikcom
Jakarta -

(Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda, pembaca, merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.)

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus berupaya untuk menanggung biaya korban percobaan bunuh diri di layanan BPJS Kesehatan. Sejauh ini BPJS Kesehatan hanya menanggung pembiayaan untuk pemeriksaan kesehatan mental.

Direktur Kesehatan Jiwa Kemenkes drg R Vensya Sitohang, MEpid, mengatakan adanya kendala terutama keterbatasan anggaran pemerintah membuat tidak semua layanan jiwa tertanngung.

"Saat ini, kami bicarakan bahwa kami sedang mendiskusikan lebih teknis lagi agar itu memang bisa ditanggung," kata Vensya saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Rabu (5/10/2022).

"Karena itu bagian daripada masalah kesehatan jiwa, sampai ke gangguan, sampai seseorang itu memutuskan mengakhiri hidupnya, itu kan masuk di dalam rangkaian ini," tambah Vensya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh spesialis kejiwaan dr Agung Frijianto, korban percobaan bunuh diri biasanya akan mengalami luka fisik, bergantung dari upaya yang dia lakukan. Tindakan percobaan bunuh diri, termasuk menggunakan narkoba akibat depresi, merupakan gejala gangguan jiwa yang serius.

Untuk itu, dr Agung yang juga anggota Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) tengah berjuang agar dampak bunuh diri yang gagal dapat dicover oleh JKN.

"Kami sedang berupaya agar percobaan bunuh diri dicover (BPJS)," pungkas dr Agung.



Simak Video "Minta Tak Diskriminasi, BPJS Kesehatan Beberkan Inovasi Pelayanan Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT