Benarkah Payudara Besar Lebih Berisiko Kena Kanker? Ini Kata Pakarnya

ADVERTISEMENT

Benarkah Payudara Besar Lebih Berisiko Kena Kanker? Ini Kata Pakarnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 07 Okt 2022 17:16 WIB
Ilustrasi Mengencangkan Payudara
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Kanker payudara menjadi salah satu penyakit yang rentan dialami kaum wanita. Hal ini seringkali dikaitkan dengan beberapa mitos, salah satunya ukuran payudara.

Banyak orang beranggapan bahwa ukuran payudara yang besar lebih berisiko mengalami kanker payudara. Benar nggak sih?

Menanggapi hal ini, dokter spesialis bedah onkologi RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dr Walta Gautama, SpB(K), Onk, mengatakan tidak ada hubungannya. Menurutnya, ukuran payudara tidak berkaitan dengan risiko kanker payudara.

"Sebenarnya nggak ada hubungannya, kalau dia payudaranya lebih besar terus dia akan lebih banyak kena kanker payudara. Sebetulnya tidak ada hubungan di penelitiannya," tegas dr Walta saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/10/2022).

"Cuma umumnya yang payudaranya lebih besar lebih banyak ditemukan saat stadiumnya lebih tinggi dibandingkan yang payudaranya lebih kecil. Itu susah, karena dia mau ngeraba ukurannya misalnya ukuran 2 sentimeter atau di bawah 2 sentimeter, dibanding yang payudaranya kecil," sambungnya.

Menurut dr Walta, ukuran payudara yang besar memiliki beberapa tempat yang bisa menyembunyikan benjolan untuk mendeteksi kanker. Misalnya seperti di sekitar ketiak atau di bagian bawah payudara.

Hal itu membuat kanker payudara pada wanita yang memiliki payudara besar terlambat untuk diketahui. Akibatnya, kanker payudara yang diidapnya diketahui setelah masuk stadium lanjut.

"Kalau payudaranya besar, nunggu dia (kanker) gede dulu baru dia teraba. Jadi, nggak ada hubungannya payudaranya besar terus akan lebih banyak kena kanker," jelas dr Walta.

"Maka dari itu, orang yang payudaranya lebih besar harus lebih rajin SADARI (periksa payudara sendiri), sebab dia punya kesempatan untuk kecolongan lebih besar," pungkasnya.



Simak Video "Benarkah Makanan Tertentu Bisa Picu Kanker Payudara?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT