Sering Makan Olahan Kedelai Bikin Wanita Gampang Kena Kanker, Mitos atau Fakta?

ADVERTISEMENT

Sering Makan Olahan Kedelai Bikin Wanita Gampang Kena Kanker, Mitos atau Fakta?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Sabtu, 08 Okt 2022 12:01 WIB
Woman hand checking lumps on her breast for signs of breast cancer on gray background. Healthcare concept.
Dokter menjawab mitos-fakta makanan olahan kedelai bisa memicu risiko kanker payudara pada wanita. Foto: Kanker payudara
Jakarta -

Wanita tak habis-habisnya diingatkan perihal bahaya ancaman kanker payudara. Konsumsi alkohol serta kebiasaan merokok jelas merupakan pemicu kanker payudara. Namun kerap juga beredar informasi, makanan seperti olahan kedelai bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Seperti apa faktanya?

Meluruskan informasi tersebut, spesialis bedah onkologi dari RSUP Fatmawati dr Enos Hagogoan Siburian, SpB.Onk menjelaskan hingga kini tidak ada bukti bahwa makanan memiliki kaitan erat dengan risiko kanker payudara. Namun memang, makanan-makanan tinggi kolesterol dan makanan kaleng sebaiknya dikurangi. Tak hanya disebut-sebut memicu kanker, makanan tinggi kolesterol dan berpengawet juga bisa memicu risiko penyakit lainnya.

"Tidak ada pemeriksaan atau penelitian yang membuktikan (makanan mempengaruhi risiko kanker payudara). Tapi memang, makanan-makanan yang menyebabkan kolesterol tinggi itu harus dihindari. Bukan hanya menyebabkan kanker, tapi bisa juga menyebabkan penyakit yang lain seperti hipertensi," jelas dr Enos saat ditemui detikcom di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022).

"Makanan-makanan yang diawetkan, yang di dalam kaleng, itu juga tidak boleh terlalu sering. Makanan-makanan yang dibakar juga tidak boleh terlalu sering. Alkohol, merokok, itu semua dapat menyebabkan bukan hanya kanker payudara tapi juga kanker-kanker lain dalam tubuh kita," imbuhnya.

Olahan Kedelai Bikin Kanker, Mitos atau Fakta?

Sering terdengar kabar, makanan olahan kedelai bisa memicu risiko kanker payudara. Namun dr Enos meluruskan, hal itu hanyalah mitos belaka.

Pasalnya, meski olahan kedelai betul bisa memicu estrogen dalam tubuh, jumlahnya tak akan sebanyak estrogen yang dihasilkan secara 'alami' di dalam tubuh wanita. Simak lebih lanjut di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT