Soal Toxic Relationship, Disebut Picu Wendy Walters Ceraikan Reza Arap

ADVERTISEMENT

Soal Toxic Relationship, Disebut Picu Wendy Walters Ceraikan Reza Arap

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 11 Okt 2022 12:01 WIB
Mesranya Reza Arap dan Wendy Walters Saat Makan Warteg Berdua
Foto: Instagram/ybrap
Jakarta -

Kabar Reza Arap selingkuh dari sang istri masih ramai diperbincangkan warganet. Baru-baru ini, Wendy Walters, istrinya, membeberkan bahwa ia mantap bercerai dari member Weird Genius itu.

Bercerita dengan Luna Maya, Wendy mengatakan hubungannya dengan Reza Arap termasuk toxic relationship. Meskipun mengakui hubungannya dengan Arap toxic, namun Wendy menyebut sulit lepas dari hubungan tersebut.

"Bukan cuma dia toxic, mungkin pada saat itu aku juga toxic. Disaat akunya udah bener, dia masih toxic, disaat dia udah bener, aku yang toxic, jadinya gitu-gitu terus," Wendy saat berbincang dengan Luna Maya di akun Youtube.

Apa itu toxic relationship?

Toxic relationship atau hubungan yang 'beracun' kebanyakan diartikan jika kamu merasa tidak nyaman dengan pasangan karena merasa tidak didukung, selalu disalahkan, dan merasa tidak aman jika bersama.

"Toxic relationship itu berarti hubungan yang membuat masing-masing individu itu justru bukannya meningkat malah menurun. Menurun itu bisa dari segi banyak hal bisa dari kualitas dirinya sebagai individu, ujar psikolog klinis dewasa dan Founder Anastasia & Associate, Anastasia Sari Dewi, SPs saat berbincang di sesi e-Life detikcom beberapa waktu lalu.

Hubungan yang melibatkan pelecehan fisik atau verbal tentunya diklasifikasikan sebagai 'beracun'. Anastasia menyebut selalu muncul emosi negatif saat bersama pasangan juga tanda-tanda hubungan toksik.

Emosi negatif tersebut bisa ditandai dengan adanya perasaan tidak aman dan merasa tidak pantas bahagia dan dicintai. Hal ini biasanya akan muncul setelah menjalani hubungan yang salah.

"Biasanya ada timbul emosi negatif dari salah satu yang menjalani hubungan. Emosi negatif yang seperti apa? Misalnya takut, insecure, atau mungkin pesimis dengan dirinya sendiri, atau kecil hati. Emosi negatif yang seperti itu tidak melulu soal marah ya," ungkapnya.



Simak Video "Bahaya Termakan Love Bombing, Bisa Ragu pada Diri Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT