Viral Umbar Daftar 'One Night Stand' di Medsos, Awas Risiko Seks Bebas!

ADVERTISEMENT

Round up

Viral Umbar Daftar 'One Night Stand' di Medsos, Awas Risiko Seks Bebas!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kamis, 27 Okt 2022 08:47 WIB
A portrait of a couple standing on a bedroom together, a man wrapping his hand on the womans shoulder, for marriage life, relationship and family life concept.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Pranithan Chorruangsak
Jakarta -

Media sosial dihebohkan dengan blak-blakan curhat mengenai cinta satu malam atau one night stand (ONS), yang dilalui pengguna akun Twitter @FWBESS. Tak tanggung-tanggung ia juga melampirkan daftar berhubungan seks dengan pria yang berbeda-beda.

"FWB. Menjelang akhir tahun, bodycount kalian dah brp? HaHa, mari mengumbar aib. Happy monday," tulis akun tersebut yang dilihat detikcom, Rabu (26/10/2022).

Hubungan seks berisiko mengundang banyak penyakit menular seksual. Terlebih jika partner tidak menggunakan pengaman dan kita tidak tahu riwayat penyakit mereka.

Klamidia sampai raja singa pun rentan tertular. Bukan tak mungkin seseorang yang gemar bergonta ganti pasangan juga terkena HIV-AIDS.

"Jadi dia ga kenal, ketemu pada hari itu, cinta semalam tanpa ikatan apapun adalah perilaku seks bebas yang mengundang risiko infeksi menular seksual terutama HIV AIDS yang sampai saat ini belum ada obatnya," sebut pakar seks dr Boyke Dian Nugraha kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Bisa juga ada risiko lain yang bisa membahayakan jiwa. Kata dr Boyke, bisa saja mereka yang melakukan hubungan seks berisiko memiliki fetish aneh atau sadomasokis.

Masokis merupakan tindakan menyakiti pasangan sebelum berhubungan seksual, seseorang bisa saja baru merasa terangsang atau ereksi ketika melihat pasangannya kesakitan. dr Boyke menyebut banyak kasus one night stand berakhir tak sesuai dengan yang dibayangkan.

"Tolong hati-hati dengan pengalaman seperti itu. Karena kita tidak tahu jika seperti itu, kerjanya di mana, bahkan namanya saja tidak tahu," katanya.



Simak Video "Cegah Cacar Monyet, WHO Minta Masyarakat Hindari Seks Bebas"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT