Dapat EUA dari BPOM RI, Begini Efek Samping Vaksin Inavac

ADVERTISEMENT

Dapat EUA dari BPOM RI, Begini Efek Samping Vaksin Inavac

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 04 Nov 2022 14:45 WIB
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK).
Efek samping vaksin Inavac besutan Universitas Airlangga (Unair). (Foto ilustrasi: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Vaksin COVID-19 produksi dalam negeri Inavac telah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Kepala BPOM Penny K Lukito menyebut vaksin yang juga dikenal sebagai vaksin Merah Putih ini dapat ditoleransi dengan baik.

Penny mengungkapkan vaksin ini menimbulkan efek samping yang setara dengan vaksin CoronaVac.

"Aspek keamanan adalah dapat ditoleransi dengan baik. Secara keseluruhan, efek samping dari vaksin Inavac dilaporkan memiliki derajat ringan-sedang, dan sebanding dengan CoronaVac," kata Penny dalam konferensi pers di Kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2022).

Penny menjabarkan, efek samping vaksin COVID-19 Inavac bisa berupa:

  • Nyeri lokal
  • Demam
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala

Lebih lanjut menurutnya, sejauh ini tidak ada kematian atau serious adverse event yang dilaporkan akibat vaksin tersebut.

Vaksin Inavac ini menunjukkan efikasi dan imunogenisitas yang terpantau baik. Izin EUA vaksin Inavac ini diberikan untuk vaksin primer atau dosis pertama dan kedua.

"Vaksin ini menstimulasi imunitas tubuh terhadap SARS-CoV-2 pada orang berusia 18 tahun ke atas. Sebagai dosis primer dua dosis suntikan dan interval (selama) 28 hari," pungkasnya.



Simak Video "Vaksin Inavac Unair Kantongi Izin Penggunaan untuk Booster"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT