6 Makanan Pembersih Rahim, Perlancar Haid dan Kembalikan Hormon Usai Melahirkan

ADVERTISEMENT

6 Makanan Pembersih Rahim, Perlancar Haid dan Kembalikan Hormon Usai Melahirkan

Alethea Pricilla - detikHealth
Kamis, 17 Nov 2022 08:41 WIB
Ilustrasi Rahim
Makanan pembersih rahim. (Foto: Getty Images/iStockphoto)
Jakarta -

Rahim menjadi organ penting di kehidupan tiap wanita dan menjadi pusat reproduksi yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Organ yang memiliki bentuk seperti buah pir memiliki berbagai fungsi penting dalam menstruasi, kesuburan, dan kehamilan. Jika terjadi kondisi atau penyakit tertentu pada rahim, seseorang akan merasakan gejala nyeri yang memerlukan perawatan medis.

Pembersihan rahim dapat dilakukan dengan alami melalui mengonsumsi jenis makanan tertentu atau pembedahan dengan prosedur yang dikenal sebagai 'scooping'. Dalam prosedur ini, serviks akan dilebarkan menggunakan zat medis khusus yang berfungsi untuk mengendurkan dan membuat serviks agar mudah mengembang. Setelah itu, sebuah tabung akan dimasukkan ke dalam rahim untuk mengalirkan rahim dan membersihkan sisa isinya.

Tak hanya itu, prosedur ini mengharuskan pasien dibius dan memiliki berbagai risiko yang akan timbul, salah satunya perdarahan. Kondisi itu dapat menyebabkan infeksi atau kelahiran prematur. Oleh karena itu, dianjurkan bagi wanita untuk membersihkan rahimnya menggunakan metode alami guna menghidari adanya komplikasi. Dikutip dari berbagai sumber, berikut makanan pembersih rahim yang bisa dicoba di rumah.

Makanan Pembersih Rahim

1. Jahe

Kandungan antioksidan dalam jahe mempunyai khasiat yang sangat baik untuk tubuh. Mereka mendorong aliran darah dalam tubuh dan memastikan aliran darah berjalan dengan baik ke rahim.

Jahe juga dapat membersihkan tubuh dan meningkatkan sirkulasi sehingga seseorang dapat berkeringat dan menghilangkan racun tubuh. Jahe memiliki manfaat yang penting untuk hati yang juga berkontribusi dalam pembersihan dan detoksifikasi tubuh. Semua manfaat ini membuat jahe dapat membantu untuk membersihkan rahim.

2. Kacang-kacangan

Jenis kacang-kacangan seperti almond, kacang mete dan kenari serta beberapa biji-bijian seperti biji rami kaya akan asam lemak omega-3 dan kolesterol baik. Nutrisi ini mengurangi risiko fibroid rahim dan mengurangi risiko kanker rahim. Makanan tersebut juga memastikan berat bayi lahir secara optimal. Tambahkan kacang-kacangan dan biji-bijian ke berbagai olahan makanan - terutama makanan yang dipanggang - untuk menambah rasa serta nutrisi pada makanan.

3. Telur

Sama seperti kacang-kacangan, telur juga mengandung banyak asam lemak omega-3 dan protein yang dapat membuat rahim menjadi sehat. Tak hanya itu, telur memiliki sifat antioksidan yang tinggi dan asam amino yang baik untuk kandungan.

Kandungan kolin yang ada dalam telur juga berfungsi untuk membantu darah mengalir ke rahim dengan baik. Hal itu juga membuat rahim sehat dan memastikan keseimbangan serta fungsi hormonal yang tepat. Telur juga dapat memberikan tubuh energi yang cukup untuk menjalani pembersihan rahim.

4. Lemon

Buah-buahan terutama yang mengandung banyak vitamin C seperti lemon membantu untuk menjaga kesehatan rahim. Vitamin C dapat membantu untuk mengawasi kadar estrogen yang membuat tubuh bisa menyediakan semua nutrisi yang diperlukan untuk pembersihan rahim.

Keseimbangan hormon seseorang terkadang terganggu setelah melahirkan, buah-buahan yang memiliki banyak vitamin C dapat membantu kadar hormon memastikan bahwa rahim dibersihkan dengan benar.

5. Rasberi

Buah merah ini mempunyai kandungan mineral seperti vitamin C dan K, zat besi, mangan, fosfor dan kalium. Rasberi juga mengandung sejumlah besar serat dan antioksidan seperti vitamin C.

Asam fluorat yang dikandung rasberi juga membuat aliran menstruasi lebih mudah dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Buah ini bisa membantu membersihkan sisa-sisa yang tidak diinginkan dalam rahim dan mengencangkan lapisan otot. Inilah yang menjadi alasan rasberi baik dikonsumsi untuk menjadi makanan pembersih rahim.

6. Teh Hijau

Teh hijau kaya akan antioksidan. Jenis teh ini tidak hanya membantu menjaga rahim yang sehat tetapi juga dapat membantu dalam mengobati fibroid di dalam rahim. Menurut ahli herbal, wanita dengan fibroid rahim harus minum teh hijau secara teratur selama sekitar 8 minggu. Ini dapat membantu dalam pengurangan jumlah fibroid.



Simak Video "Alasan Melaney Ricardo Jalani Operasi Pengangkatan Rahim"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT