Disebut Kecolongan Imbas Obat Sirup Tercemar EG, BPOM RI Buka Suara

ADVERTISEMENT

Disebut Kecolongan Imbas Obat Sirup Tercemar EG, BPOM RI Buka Suara

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 18 Nov 2022 08:30 WIB
Penny K Lukito Kepala BPOM
Foto: Rifkyanto Nugroho/detikHealth
Jakarta -

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Penny K Lukito membantah tuduhan yang menyatakan pihaknya kecolongan terkait pengawasan obat sirup tercemar etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG), zat berbahaya yang diyakini sebagai pemicu ratusan kasus gagal ginjal akut di RI.

Penny menyebut, masalah tercemar obat sirup dengan kandungan berbahaya tersebut muncul akibat adanya gap atau celah dari hulu ke hilir, bukan karena pihaknya yang kecolongan.

"Di sini ada satu gap tadi ya, gap itu adalah sesuatu kesenjangan yang mana BPOM tidak terlibat dalam pengawasan," jelas Kepala BPOM RI, Penny Lukito ketika konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/11/2022).

Dalam prosesnya, Penny menjelaskan ada berbagai pihak yang terlibat dalam produksi hingga pengadaan obat. Mulai dari pemasok bahan pelarut, importir, hingga didistribusikan ke industri farmasi. Karenanya, ia menegaskan kembali bahwa pihaknya tak kecolongan lantaran tidak terlibat dalam pengawasan ini.

"Kalau BPOM terlibat dalam pengawasan pemasokan dari bahan pelarut, pastinya ada pengawasan yang dilakukan pemasukan dengan surat keterangan import. Kalau dilakukan dengan surat keterangan import itu, pasti sudah ada pengawasan dari BPOM di awal," tutur Penny.

"Jadi bukan karena BPOM tidak melakukan pengawasan, tapi karena aturan yang ada tidak ada dalam pengawasan BPOM pada titik awal terjadinya kejahatan ini," tegasnya.

Sebelumnya, sudah ada empat industri yang telah ditetapkan menjadi tersangka akibat kasus gagal ginjal akut di RI. Berikut daftarnya.

  • PT Yarindo Farmatama
  • PT Universal Pharmaceutical Industries
  • PT Afi Farma
  • CV Samudera Chemical

Sementara perusahaan farmasi lainnya seperti PT Samco Farma dan Ciubros Farma tengah dalam proses penyelidikan terkait tersangka kasus obat tercemar zat toksik.



Simak Video "Imbas Cemaran EG-DEG, BPOM Musnahkan 6 Obat Sirup PT Ciubros Farma "
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT