Pengakuan Ibu di Bogor Kehilangan Anak gegara Gagal Ginjal, Ini Gejalanya

ADVERTISEMENT

Pengakuan Ibu di Bogor Kehilangan Anak gegara Gagal Ginjal, Ini Gejalanya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 18 Nov 2022 19:45 WIB
Ilustrasi anak dirawat di rumah sakit
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/kan2d
Jakarta -

Kisah seorang ibu bernama Safitri (42) yang kehilangan anaknya, PB (8), akibat gagal ginjal akut. Adapun kondisi tersebut dialami sang anak usai meminum salah satu obat sirup produksi PT Afi Farma.

Wanita berdomisili Bogor ini menceritakan awal mula sang anak didiagnosis gagal ginjal. Gejala awal yang dirasakan adalah demam tinggi tanpa disertai batuk.

Pada saat demam tersebut, Safitri mengaku hanya memberikan sejumlah perawatan alami, seperti memberikan air putih, menggantikan baju, dan sebagainya. Sayang, perawatan yang dilakukan tersebut tak mempan dan sang anak tetak demam sampai 40,5 derajat celcius.

"Di tanggal 24 September, karena masih demam, saya bawa ke dokter dan demamnya sudah 40,5 dan harus mengonsumsi obat," ucapnya saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (18/11/2022).

Safitri pun langsung membawa sang anak ke salah satu klinik terdekat. Saat itu, sang anak diberikan obat tablet yang dipuyerkan. Setelah diberikan obat, kondisi sang anak pun mulai membaik.

"Pada tanggal 25 September itu turun demamnya, jadi saya pikir sudah selesai. tapi pada hari Senin pagi tanggal 26 September demamnya kembali naik. Kami bawa lagi ke dokter," sambungnya lagi.

Lantaran demam kembali dialami sang anak, Safitri memutuskan untuk membawanya ke salah satu rumah sakit swasta. Pada saat dicek di laboratorium, trombosit sang anak tercatat sekitar 160 ribu. Dokter menduga PB mengalami tanda-tanda demam berdarah.

"Saya minta diresepkan lagi seperti multivitamin untuk menaikan trombositnya. Di situ kami pulang karena tidak ada gejala gawat pada anak saya. Itu di situ dia masih bisa makan, minum, BAK, tidak ada dehidrasi, muntah-muntah, dan diare, semuanya normal. Tapi saat 24 jam, kami cek lab. Tanggal 27 kami balik lagi, cek lab anak kami trombositnya naik, tapi glukosanya naik," tuturnya lagi.



Simak Video "Satu Pasien Probable Gagal Ginjal Akut di Gorontalo Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT