Kata Jusuf Kalla soal RI KLB Lagi Usai Temukan 1 Kasus di Aceh

ADVERTISEMENT

Kata Jusuf Kalla soal RI KLB Lagi Usai Temukan 1 Kasus di Aceh

Hana Nushratu Uzma - detikHealth
Senin, 21 Nov 2022 15:53 WIB
Mantan Direktur Utama Pertamina Ari Soemarno meninggal dunia. Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) melayat ke rumah duka.
Jusuf Kalla. (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Indonesia menemukan satu kasus polio pada anak berusia 7 tahun di Kabupaten Pidie, Aceh. Karenanya, pemerintah langsung menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Jumat (18/11/2022). Mengenai penetapan status tersebut, Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberikan tanggapannya.

"Iya, (penetapan polio sebagai KLB) sudah sesuai aturan," ujar JK ditemui tim detikcom di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Utara, Senin (21/11/2022).

Meski demikian, JK mengaku tidak mengetahui aturan dari KLB. Namun, pemerintah harus bertindak cepat dalam wabah apapun.

"Tetapi yang penting, apapun. Entah itu polio atau TBC (re: tuberkulosis) harus segera diatasi," kata JK.

Sebelumnya, Indonesia telah mendapatkan sertifikat eradikasi atau bebas polio pada 2014 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Salah satu pemicu hadirnya kembali virus polio di RI lantaran kurangnya cakupan vaksinasi.

Target eradikasi polio dunia termasuk Indonesia yakni pada 2023. Tenggat waktu yang singkat yakni kurang dari tiga tahun, menjadi perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam hal ini.

"Betul-betul satu kalau masih ada kasus (polio) ditemukan di negara manapun menjadi perhatian dunia untuk segera melakukan respons penanggulangan (wabah polio)," ujar Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Maxi Rein Rondonuwu dalam Konferensi Pers KLB Polio, Sabtu (19/11/2022).



Simak Video "Kemenkes Sebut Indonesia Berpotensi Tinggi Kasus Polio"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT