Rencana Menkes Bikin 'BPJS Orang Kaya' Agar Tak Bebani Negara

ADVERTISEMENT

Rencana Menkes Bikin 'BPJS Orang Kaya' Agar Tak Bebani Negara

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Rabu, 23 Nov 2022 09:47 WIB
Ilustrasi BPJS Kesehatan.
Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah bersama pihak asuransi swasta tengah menggodok rencana kombinasi pembayaran perawatan kesehatan masyarakat yang dilakukan BPJS Kesehatan dan pihak swasta.

"Kerja sama dengan asuransi swasta mengkombinasikan pembayaran BPJS Kesehatan. Jadi tidak semua ditanggung BPJS khususnya untuk masyarakat berpenghasilan tinggi atau masyarakat mampu, sehingga BPJS bisa kita prioritaskan ke masyarakat tidak mampu," kata Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (22/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga menyinggung beberapa orang yang termasuk mampu dalam segi finansial membebani BPJS Kesehatan. Ia juga curiga banyak konglomerat yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan untuk berobat.

Budi juga meminta pihak dewan BPJS Kesehatan memeriksa dengan terperinci terkait pengguna terbesar BPJS. Jika mereka termasuk kelompok yang mampu secara finansial, pembiayaan kesehatan dialihakan ke asuransi swasta.

Rencana tersebut, kata Budi, sudah berjalan dalam bentuk pembayaran selisih biaya akomodasi. Selanjutnya pemerintah akan segera menerbitkan aturan pembayaran selisih medis.

"Kita ingin memastikan ke depannya agar layanan BPJS atau JKN ini sustainable, integrasi dengan asuransi swasta harus terjadi sehingga pemerintah akan konsentrasi melayani masyarakat yang memang tidak mampu," bebernya.



Simak Video "Minta Tak Diskriminasi, BPJS Kesehatan Beberkan Inovasi Pelayanan Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT