Kemenkes Bicara Kemungkinan Vaksin COVID Booster Kedua untuk Masyarakat Umum

ADVERTISEMENT

Kemenkes Bicara Kemungkinan Vaksin COVID Booster Kedua untuk Masyarakat Umum

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 23 Nov 2022 12:06 WIB
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI memberikan izin penggunaan vaksin COVID-19 booster kedua bagi lansia, Rabu (22/11/2022). Pemberian vaksin COVID-19 booster kedua lansia diberikan setelah enam bulan suntikan booster pertama.

Bukan tanpa alasan, prioritas pemberian vaksin COVID-19 booster kedua pada lansia lantaran angka kematian akibat subvarian baru Omicron XBB dan BQ.1 relatif tinggi. Dari keseluruhan total kasus kematian, sekitar lebih dari 50 persen didominasi usia lanjut.

Kapan untuk Masyarakat Umum?

Kepala Biro Komunikasi Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi menyebut belum ada kebijakan serupa untuk masyarakat umum. Pasalnya, dari data kasus COVID-19 yang kembali meningkat, gejala pada pasien dewasa muda didominasi ringan.

Artinya, kebanyakan pasien COVID-19 dewasa muda tidak memerlukan perawatan di RS maupun ICU.

"Iya belum ya. Sementara masih lansia, dari data yang ada, lansia paling rentan terhadap subvarian baru," beber dr Nadia saat dihubung detikcom Rabu (23/11/2022).

Belakangan, muncul pula dorongan vaksinasi COVID-19 teknologi bivalent untuk melawan sejumlah varian baru termasuk 'anak' dan 'cucu' Omicron. Namun, mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan SAGE, dr Nadia menyebut pemerintah belum ada penjajakan vaksin dengan jenis tersebut.

(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT