Cedera Horor Yasser Al Shahrani, Berapa Lama Rahang Retak Balik Normal Lagi?

ADVERTISEMENT

Cedera Horor Yasser Al Shahrani, Berapa Lama Rahang Retak Balik Normal Lagi?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 23 Nov 2022 19:01 WIB
TOPSHOT - Saudi Arabias goalkeeper #21 Mohammed Al-Owais (R) hits Saudi Arabias defender #13 Yasser Al-Shahrani (C) in the head during the Qatar 2022 World Cup Group C football match between Argentina and Saudi Arabia at the Lusail Stadium in Lusail, north of Doha on November 22, 2022. (Photo by Buda Mendes/Getty Images)
Yasser Al Shahrani cedera. (Foto: (Buda Mendes/Getty Images)
Jakarta -

Cedera horor menimpa pesepakbola Arab Saudi Yasser Al-Shahrani. Insiden terjadi saat pertandingan Piala Dunia kala Arab Saudi melawan Argentina pada Selasa (22/11/2022).

Bek Arab Saudi Yasser dilaporkan mengalami cedera patah tulang rahang dan tulang wajah. Disebutkan, terjadi pula perdarahan internal yang membutuhkan penanganan cepat.

Menurut drg Pruput Dwi Mutiari SpBM (K) dari RS Pondok Indah Bintaro, cedera yang mungkin dialami Yasser termasuk kategori ringan ke sedang. Hal ini dikarenakan tidak adanya penurunan kesadaran.

Namun, terkait masa pemulihan, perlu analisis lebih lanjut terkait seberapa banyak dan seberapa parah patahan terjadi di area wajah maupun rahang.

"Jadi memang harus dilihat dari area wajah itu kan ada beberapa part. Ada yang lower face, middle face, upper face, sekarang dari semua part itu dia kena di berapa banyak nih," terang dia kepada detikcom Rabu (23/11/2022).

"Karena kan kalau saya lihat itu dengkulnya kena di bawah mata, kena hidung, bahkan di dalam mulutnya sendiri ada perdarahan. Semakin banyak area tulang yang terkena pasti penyembuhannya juga akan butuh waktu semakin lama," terang dia.

Terlebih, benturan yang terjadi pada Yasser cukup keras. Dalam jenis cedera yang terjadi, tingkat keparahan disebutnya terbagi pada beberapa level.

"Kita bilang biasanya Le Fort 2, Le Fort 3, nah itu mungkin berat, kadang-kadang kalau berat itu bisa disertai dengan penurunan kesadaran, kalau tadi kan saya lihat Yasser nggak ada penurunan kesadaran langsung bangun, jadi mungkin di antara ringan sedang kali ya, karena kalau berat diikuti penurunan kesadaran," bebernya.

Keparahan cedera juga dipastikan drg Pruput bergantung pada jenis patahan. Jenis patahan beragam, dari hanya retak patah, hingga simpel remuk, sulit untuk melihat tingkatan keparahan jika tidak ada hasil rontgen.

Namun, secara umum, jika cedera mempengaruhi fungsi pengunyahan, rata-rata membutuhkan penanganan dengan masa pulih sekitar dua sampai enam minggu hingga kemudian kembali normal. Pasien cedera juga biasanya perlu untuk mengonsumsi makanan yang mudah ditelan seperti bubur.

NEXT: Cedera horor Yasser Al Shahrani



Simak Video "Tanda-tanda yang Perlu Diwaspadai Bila Seseorang Alami Cedera Kepala"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT