Disinggung Gitasav, Stunting Itu Apa Sih?

ADVERTISEMENT

Disinggung Gitasav, Stunting Itu Apa Sih?

Hana Nushratu - detikHealth
Sabtu, 26 Nov 2022 13:07 WIB
Gita Savitri Devi
Foto: Instagram @gitasav
Jakarta -

Media sosial Instagram kembali dihebohkan oleh public figure Gita Savitri Devi yang membuat pernyataan kontroversial. Setelah jagat media sosial dibikin heboh soal keputusannya untuk child free (tidak ingin mempunyai anak), kini ia membalas komentar salah satu netizen di unggahannya dengan kata 'stunting'.

"Gue udah bacot-bacot, point yang lo bisa dapet adalah 'Gita emang merasa paling bener' ya sis? Dulu lo stunting kali ya makanya agak lamban," balas Gita dikutip dari Instagram @gitasav.

Apa Itu Stunting?

Dikutip dari dari laman stunting.go.id, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu janin hingga anak berusia tiga bulan. Sementara, stunting menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai.

Anak-anak didefinisikan terhambat gizinya jika tinggi badan mereka terhadap usia lebih dari dua deviasi standar di bawah median standar pertumbuhan anak WHO. Gangguan pertumbuhan memiliki dampak fungsional yang merugikan pada anak.

Beberapa dampak stunting termasuk kognisi dan kinerja pendidikan yang buruk, upah orang dewasa yang rendah, produktivitas yang hilang. Jika disertai dengan penambahan berat badan yang berlebihan di kemudian hari, peningkatan risiko penyakit kronis terkait nutrisi pada kehidupan nantinya.

Pertumbuhan pada anak usia dini merupakan penanda yang kuat dari pertumbuhan yang sehat. Hal ini terkait dengan risiko morbiditas (penyakit)
dan mortalitas (kematian), penyakit tidak menular di kemudian hari, serta kapasitas dan produktivitas belajarnya. Pertumbuhan anak juga terkait erat dengan perkembangan anak di beberapa domain termasuk kapasitas kognitif, bahasa, dan motorik sensorik.

NEXT: Angka Stunting di Indonesia

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT