Lagi Heboh Rambut Putih, Benarkah Dicabut Bikin Tambah Beruban?

ADVERTISEMENT

Lagi Heboh Rambut Putih, Benarkah Dicabut Bikin Tambah Beruban?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 27 Nov 2022 08:58 WIB
A young woman with gray hair. Early gray hair concept.
Rambut putih boleh dicabut nggak sih? (Foto: Getty Images/iStockphoto/Alina Humeniuk)
Jakarta -

Baru-baru ini presiden Joko Widodo menyebut rambut putih sebagai salah satu ciri pemimpin yang memikirkan rakyat. Pendapat tersebut mungkin bisa diperdebatkan, sebagaimana banyak mitos lain seputar rambut putih.

Di antaranya tentang mencabut rambut putih alias uban. Ada anggapan bahwa mencabut uban bisa membuat rambut lain di sekitarnya ikut memutih.

Dikutip dari Today, seorang pakar kosmetik Randy Schueller memastikan anggapan tersebut salah. Menurutnya, tidak ada risiko apapun dari kebiasaan mencabut uban.

"Tapi juga tidak memberikan manfaat," katanya.

Mencabut uban alias rambut putih, menurutnya tidak akan mempengaruhi fungsi folikel rambut. Rambut baru tetap akan tumbuh, dan jika beruntung bahkan bisa memiliki pigmen lebih banyak alias tidak putih lagi.

"Itu karena melanogenesis tidak selalu konsisten pada setiap rambut," jelasnya, merujuk proses pigmentasi rambut oleh folikel.

Yang pasti, menurutnya, mencabut uban tidak akan membuat rambut di sekitarnya ikut berubah menjadi putih.

"Itu sepenuhnya mitos karena apa yang Anda lakukan pada satu folikel tidak berdampak pada folikel yang lain," katanya.



Simak Video "Jokowi Puji Bio Farma: Nggak Pernah Bersuara, Tahu-tahu Jadi Indovac"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT