Kemenkes Ungkap RI Masih Level 1 Transmisi Komunitas COVID-19

ADVERTISEMENT

Kemenkes Ungkap RI Masih Level 1 Transmisi Komunitas COVID-19

Vidya Pinandhita - detikHealth
Sabtu, 03 Des 2022 12:30 WIB
Vakinasi massal lanjutan atau dosis ketiga mulai gencar dilakukan. Salah satunya di Kota Bekasi, tepatnya di Stadion Patriot Candrabhaga.
Kemenkes RI melaporkan RI masih berada pada Level 1 transmisi komunitas COVID-19. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menyusul kenaikan kasus COVID-19 RI imbas subvarian Omicron XBB, Kementerian Kesehatan RI menyebut Indonesia kini masih berada di Level 1 transmisi komunitas. Namun memang ditemukan dalam sepekan terakhir, tren kasus COVID-19 di Indonesia mengalami penurunan, dibarengi penurunan kasus rawat inap di rumah sakit.

"Dalam tujuh hari terakhir rata-rata 5.025 dan hari kemarin 1 desember 4.977, terjadi penurunan 21,2 persen." ungkap juru bicara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril melalui keterangan resminya, Sabtu (3/12/2022).

Syahril lebih lanjut memaparkan, tren rawat inap di ruang isolasi per 1 Desember 2022 mengalami penurunan sebanyak 5,76 persen. Data terakhir kemarin, terdapat 5.750 pasien dirawat. Sementara sebelumnya pada data pekan lalu, ada sebanyak 6.152 pasien. Kemudian perihal tren perawatan di ruang intensif, kasus harian yang dirawat ada sebanyak 602, dan harian dalam sepekan terakhir sebanyak 649. Artinya, terjadi penurunan 5,61 persen.

Meskipun kasus COVID-19 relatif menurun, angka kematian pasien COVID-19 masih fluktuatif. Dari rata-rata mingguan sebanyak 46 orang, naik sebanyak 54 orang pada 1 Desember 2022.

Kasus COVID-19 kini didominasi di Pulau Jawa dan Bali dengan proporsi kasus mencapai 90,63 persen. Sementara itu, proporsi kasus di luar pulau Jawa dan Bali sebesar 9,3 persen.

Terhitung dalam periode 4 Oktober-21 November 2022, terdapat 17.442 pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit dengan gejala sedang hingga kritis. Syahril melaporkan, 71 persen di antaranya belum mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 booster.

Pada periode yang sama, sebanyak 2.449 pasien COVID-19 meninggal dunia. 82 persen di antaranya diketahui juga belum disuntik vaksin COVID-19 booster. Kematian akibat COVID-19 paling banyak dialami lansia, dengan kondisi 50 persen di antaranya belum divaksinasi COVID-19.



Simak Video "Yang Perlu Diketahui soal Booster Kedua Vaksin Covid-19 untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT