Mengenal Kanker Kolon, Kondisi yang Bikin Pele Masuk RS Lagi

ADVERTISEMENT

Mengenal Kanker Kolon, Kondisi yang Bikin Pele Masuk RS Lagi

Nurul Febian Danari - detikHealth
Minggu, 04 Des 2022 12:04 WIB
Former Brazilian footballer Pele kisses a replica Jules Rimet trophy, a trophy awarded to the winner of the football World Cup, during an media interview at a preview for an auction of his memorabilia in London on June 1, 2016.  
The three-time World Cup winner and FIFA Player of the Century is offering to auction his vast memorabilia collection including awards, personal property and iconic items from his entire career. The collection is being offered by Juliens Auction House on June 7, 8, 9 in London. / AFP PHOTO / ADRIAN DENNIS
Pele dikabarkan mengidap kanker kolon (Foto: AFP PHOTO / ADRIAN DENNIS)
Jakarta -

Legenda sepakbola asal Brasil, Pele, dikabarkan masuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan kanker kolon atau kanker usus besar yang diidapnya. Pele dikabarkan masuk rumah sakit pada Selasa (29/11/2022).

Pada 2021, Pele juga sempat menjalani operasi pengangkatan tumor di usus besar. Sebelumnya, pada 2019 pemilik nama asli Edson Arantes do Nascimento ini juga dirawat di Paris karena infeksi saluran kemih.

Kali ini, Pele dikabarkan menjalani perawatan paliatif usai kemoterapi yang ia jalankan tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Dikutip dari Reuters, Pele juga mengalami masalah infeksi pernapasan.

Melalui unggahan terbarunya di Instagram pada Sabtu (3/12), ia mengatakan bahwa ia kuat dan mengikuti perawatan seperti biasanya. Pele juga berterima kasih atas doa dan dukungan para penggemar di seluruh dunia.

"Saya sangat percaya pada Tuhan dan setiap pesan cinta yang saya terima dari kalian semua di seluruh dunia membuat saya penuh energi," tulisnya.

Apa itu Kanker Kolon?

Mengutip dari Mayo Clinic, kanker kolon atau kanker usus besar adalah terbentuknya gumpalan sel kecil yang mulanya jinak disebut polip yang terbentuk di bagian dalam usus besar. Seiring waktu, beberapa polip ini akan membersar dan menjadi kanker usus besar. Kanker usus besar ini biasanya menyerang orang dewasa yang lebih tua.

Kanker kolon kerap juga disebut kanker colorectal atau kolorektal, karena kerap bermula dari area rektum atau dubur yang merupakan bagian paling ujung dari usus besar.

Polip ini berukuran kecil dan sedikit bergejala. Biasanya, dokter akan melakukan tes skrining secara rutin untuk mencegah kanker kolon dengan menghilangkan polip yang masih jinak sebelum menjadi kanker.

Gejala Kanker Kolon

Berikut tanda dan gejala kanker usus besar:

  • Perubahan kebiasaan BAB terus-menerus, diare, konstipasi, atau perubahan konsistensi tinja
  • Perdarahan di dubur atau tinja
  • Ketidaknyamanan perut terus-menerus seperti kram, gas, atau nyeri.
  • Merasa usus tidak benar-benar kosong
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

Sebagian orang yang mengalami kanker kolon tidak merasakan gejala di tahap awal penyakit. Namun saat gejala muncul biasanya bervariasi, tergantung ukuran dan letak kanker di usus besar.

NEXT: Penyebab dan cara mencegah kanker kolon



Simak Video "99 Persen Masyarakat Indonesia Sudah Punya Antibodi Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT