Perhatian! Varian XBB Dominasi Nyaris 100 Persen Kasus COVID-19 RI

ADVERTISEMENT

Perhatian! Varian XBB Dominasi Nyaris 100 Persen Kasus COVID-19 RI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 06 Des 2022 19:30 WIB
Pemerintah melaporkan adanya tambahan kasus baru positif Corona pada Kamis (10/11) sebanyak 6.294 kasus. Kasus COVID-19 terbanyak yaitu terjadi di DKI Jakarta.
Ilustrasi tes COVID-19. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali dan luar Jawa Bali hingga 9 November 2023. Seiring dengan catatan penurunan kasus COVID-19, varian XBB dan BQ.1 dilaporkan sudah mendominasi total kasus harian COVID-19.

Diprediksi puncak kasus kedua sub varian tersebut terlewati di satu hingga dua pekan ke depan. Catatan dominasi COVID-19 XBB dan BQ.1 sudah dilaporkan sejak November, nyaris menyentuh 100 persen.

"Per akhir November 2022, sudah terlihat XBB dan BQ.1 sudah 90 persen proporsinya dari 100 persen, sementara BA.5 tinggal 10 persen saja. Hampir 100 persen proporsi varian adalah XBB maupun BQ.1," terang Syahril dalam konferensi pers daring, dikutip Selasa (6/12/2022).

"Kalau kemarin adalah (subvarian Omicron) BA.5 yang paling banyak mendominasi di Indonesia ini, sekarang sejak 10 Oktober (2022), itu sudah bergeser. Sementara BA.5 itu tinggal 10 persen," tutur Syahril.

Ia menyebut angka kasus harian COVID-19 beberapa pekan ke belakang juga tidak melampaui 10 ribu kasus. Dirinya optimistis jika tren penurunan bakal terus dilaporkan.

Meski begitu, Syahril mendorong percepatan vaksinasi COVID-19 booster kedua untuk meningkatkan antibodi pasca vaksinasi enam bulan sebelumnya. Seperti diketahui, lansia sudah bisa menerima vaksin COVID-19 booster kedua lantaran termasuk kelompok rentan atau rawan.

"Alhamdulillah di 6 bulan terakhir kita lihat fluktuasi tidak melebihi 10.000 bahkan hanya paling tinggi 8.000 dan cenderung landai. Dan hari ini terjadi penurunan kasus konfirmasi maupun kasus aktif," pungkas dia.



Simak Video "Potret Rumah Sakit di Shanghai yang Padat Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT