Filler Penis Banjir Peminat, Pakar Urologi Wanti-wanti Mr P Bisa Bengkok

ADVERTISEMENT

Filler Penis Banjir Peminat, Pakar Urologi Wanti-wanti Mr P Bisa Bengkok

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kamis, 08 Des 2022 13:31 WIB
Dokter bedah diruang operasi. 
dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ramai peminat filler penis, ini kata pakar. (Foto ilustrasi: dikhy sasra)
Jakarta -

Filler penis, belakangan 'digandrungi' para istri yang mendambakan penis suami mereka lebih besar. Pakar urologi ikut buka suara.

Dokter spesialis urologi Rachmat Budi Santoso menyebut filler penis artinya 'mengisi' penis lewat suntikan dengan cairan atau bahkan silikon, sehingga bentuknya tampak membesar. Penyuntikan ini dilakukan pada bagian batang penis.

Sayangnya, saat benda asing masuk ke dalam tubuh, efek samping tidak terhindarkan. Paling parah bisa berakhir peyronie disease, kondisi saat bentuk penis mendadak melengkung.

''Kalau filler itu kan diisi ya, isinya bisa macam-macam, yang paling sering terkadang diisi minyak, disuntikin tuh, disuntikin minyak, atau silikon atau apapun ke batang penisnya,'' kata dia saat dihubungi detikcom Kamis (8/12/2022).

''Cuman bahayanya tuh ya nanti suatu hari itu kan jaringan yang disuntikin akan memadat, itu membuat penisnya jadi bengkok namanya, peyronie, ya seperti itu,'' lanjut dia.

Pasalnya, peyronie atau penis yang melengkung bisa diakibatkan adanya jaringan parut pada penis usai dilakukan tindakan filler. Tentu hal semacam ini memerlukan proses operasi lebih lanjut.

''Iya kalau dia bikin jaringan parut penisnya melengkung malah repot, malah kita operasi, kita bebaskan itu jaringan parutnya karena bagaimanapun juga kan filler itu benda asing,'' tutupnya.



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT