Heboh Istri Booking Filler Penis untuk Suami demi Perbesar Mr P

ADVERTISEMENT

Terpopuler Sepekan

Heboh Istri Booking Filler Penis untuk Suami demi Perbesar Mr P

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sabtu, 10 Des 2022 14:30 WIB
Dokter bedah diruang operasi. 
dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi filler penis. (Foto: dikhy sasra)
Jakarta -

Sepekan ini diramaikan dengan prosedur pembesaran penis dengan injeksi filler makin banyak diminati warga Inggris. Bahkan istri tak sungkan memesan layanan tersebut untuk suaminya.

dr Botox pemilik klinik pembesaran penis di London mengatakan semakin banyak wanita yang mencari layanannya dan memesan untuk pasangannya. Tidak banyak pria yang langsung mencarinya karena malu.

"Ini sering terjadi. Pria terlalu malu. Wanita melihat prosedurnya di medsos dan mereka memesan untuk para suami," katanya kepada DailyStar.

Obsesi penis besar memang membuat beberapa orang melakukan beragam tindakan. Dikutip dari WebMD, survei beberapa tahun lalu menunjukkan 45 persen pria menginginkan ukuran penis besar.

Prosedur pembesaran penis ini memakan waktu selama 20 menit dengan penyuntikan hyaluronic acid menggunakan kanula, semacam tabung yang dapat dimasukkan ke tubuh. Terdapat dua sesi filler penis dengan masing-masing biasanya sebesar Rp 26 juta dan Rp 16 juta.

Efek filler penis

Sebenarnya filler penis dikategorikan tindakan yang aman asalkan ditangani oleh tenaga ahli. Namun, sekecil apa pun tindakannya tetap ada risiko yang mungkin timbul. Risiko terbesarnya adalah menyuntikan cairan yang tidak tepat sehingga menyebabkan oklusi pembuluh darah.

Risiko lainnya berupa pembengkakan, hipersensitivitas, asimetri, nodul, dan kerusakan penis. Dalam kasus yang jarang namun membahayakan nyawa adalah nekrosis kulit (kematian jaringan) atau emboli.

"Risiko infeksi sangat kecil, tetapi bukan nol risiko," sebut dr Neavin, dokter spesialis bedah di California, Amerika Serikat.

Di sisi lain, spesialis urologi Rachmat Budi Santoso mengingatkan bahwa filler penis bisa menyebabkan peyronie disease atau pembengkokan penis.

"Kalau filler itu kan diisi ya, isinya bisa macam-macam, yang paling sering terkadang diisi minyak atau silikon atau apapun ke batang penisnya. Cuman bahayanya tuh ya nanti suatu hari itu kan jaringan yang disuntikkan akan memadat, itu membuat penisnya jadi bengkok," kata dia saat dihubungi detikcom Kamis (8/12/2022).

Jika ingin memperbesar penis dengan cara yang aman dan terbukti efektif, lakukan konsultasi dengan dokter ahli. Dokter nantinya memberikan saran yang solutif terkait masalah yang dialami.



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT