Rabu, 17 Feb 2016 11:30 WIB

Diet Experience

Sarapan Roti dan Teh Hijau, Lanna Berhasil Turunkan Bobot 21 Kg!

feed
Dikirim Oleh
Lanna Cahaya Sibarani
Foto: Dok. Pribadi Before Foto: Dok. Pribadi After
Ogan Ilir - Jangan lewatkan sarapan kalau mau berat badan turun, seperti yang dibuktikan Lanna Cahaya Sibarani (22). Rajin sarapan dengan roti dan teh hijau plus olahraga tiap sore, berat badannya berhasil turun 21 kg.

Ya, Lanna yang dulu sempat tak percaya diri karena memiliki tinggi badan 159 cm dan berat badan mencapai 73 kg. Namun kini berat badannya sudah turun menjadi 52 kg. Ingin seperti Lanna? Yuk simak kisah dietnya, seperti diceritakan dan ditulis detikHealth pada Rabu (17/2/2016):

Punya tubuh gemuk, saya memang kerap menjadi bahan ledekan, bahkan saat kumpul keluarga. Awalnya saya memang tak begitu memikirkan bentuk tubuh saya, sampai ketika kakak-kakak saya mulai mengeluh sulit mencari pakaian yang ukurannya pas dengan saya.

Saya akui, beberapa kali pakaian yang mereka belikan tidak saya pakai. Bukan apa-apa, tapi saya terasa tersiksa untuk bernapas saat memakainya. Ada pula yang tidak bisa masuk ke badan saya sama sekali. Kebetulan saat itu saya memasuki kuliah semester 2, saya hendak mencoba tes lagi untuk duduk di bangku STAN yang mewajibkan ikut test kesemaptaan itu.

Selain motivasi untuk tes ini, saya juga dimotivasi oleh kakak laki-laki saya yang akan memberikan hadiah berupa liburan ke Bali jika saya bisa menurunkan berat badan saya menjadi 50 kg. Kakak perempuan saya juga berjanji akan membelikan saya beberapa gaun yang saya sukai pada saat liburan di akhir semester 2 itu. Semangat saya pun benar-benar dipacu.

Saya mulai mencari-cari informasi tentang program penurunan berat badan. Banyak orang keliru bahwa dengan makan nasi adalah penyebab utama kegemukan, sehingga mereka tidak memakan nasi sama sekali. Padahal kalau tidak biasa, hal ini bisa menimbulkan mag.

Kalau saya pada dasarnya memang tidak menjadikan nasi sebagai makanan pokok setiap hari. Paling banyak saya mengonsumsi nasi sekitar 2-3 kali dalam seminggu, hanya pada saat ingin makan nasi saja. Tapi saya sadari bahwa penyebab saya gemuk dulu pun bukan karena makan nasi setiap hari. Saya pun mulai mengatur pola makan.

Saya selalu bangun subuh paling tidak sebelum matahari terbit lalu minum air hangat satu gelas sebelum melakukan aktivitas. Ini bermanfaat untuk memberikan cairan dalam tubuh dan juga mengaktifkan sel-sel tubuh. Usahakan untuk mulai melakukan sejenis spritualisasi/meditasi sekitar 30 menit. Jadi, selain membuat badan bugar karena menghirup udara segar, pikiran kita juga segar karena bermeditasi.

Sarapan pagi adalah hal yang sangat tidak baik jika terlewatkan, saya memilih menu 2 lembar roti plus selai/keju dan segelas teh hijau. Siang hari saya bebas makan apa saja kecuali junk food, karena memang junk food selalu membuat sistem pencernaan saya bermasalah. Sore hari wajib joging sekitar 20-30 menit tanpa henti.

Jika cuaca tidak mendukung untuk melakukan olahraga di luar rumah, saya olahraga di dalam rumah seperti senam aerobik atau senam lantai. Yang pasti saya harus melakukan olahraga setiap hari Senin-Sabtu, kecuali hari Minggu saya menikmati weekend bersama teman-teman dan sesekali ada kegiatan outdoor.

Usai olahraga saya minum air hangat kuku sekitar 2 gelas, biarkan keringat sampai suhu tubuh normal sebelum mandi. Malam saya hanya memakan satu buah apel hijau dan minum segelas susu. Jangan makan makanan berat setelah jam 7 malam atau 3 jam sebelum tidur, ini tidak sehat. Akan tetapi jangan sampai tidak makan malam sama sekali. Ingat bahwa saat tidur pun kita butuh energi.

Dalam tiga bulan, pertengahan Februari - Mei minggu pertama, saya timbang berat badan saya sebelum berangkat liburan. Berat badan saya sudah turun menjadi 52 kg. Rasanya memang seperti mimpi saat itu, senang sekali.

Sampai sekarang saya tetap menjaga melakukan olah raga minimal 3 kali seminggu sesibuk apapun karena sudah menjadi gaya hidup saya, untuk menjaga kesehatan dan kebugaran saya. Saya sama sekali tidak mengonsumsi obat pelangsing. Dengan komitmen menjalani pola hidup sehat dan olahraga teratur, saya tidak hanya punya bobot lebih ideal, tapi juga terhindar dari penyakit seperti mag dan imun menjadi kuat.

Baca juga: Pilih Pisang Sebagai Camilan, Bobot Risky Turun 24 Kg dalam Setahun

(ajg/vit)
News Feed
Layar Pemilu Terperc
×
Layar Pemilu Terpercaya
Layar Pemilu Terpercaya Selengkapnya