Selasa, 08 Jan 2019 12:10 WIB

Diet 'Enak' Ike yang Masih Bisa Makan Sayur Pakai Bumbu Mi Rebus

feed
Dikirim Oleh
Before After
Jakarta - Diet identik dengan kegiatan yang menyiksa dan makanan yang hambar tanpa rasa. Masa iya? Tapi diet ala Ike masih enak kok, malah masih bisa pakai bumbu mi rebus.

Diet yang dijalani Ike disebut Diet Enak Bahagia Menyenangkan (DEBM) dan ia sudah dua bulan menerapkannya ditambah dengan olahraga ke gym yang rutin. Hasilnya? Bisa turun sampai 9 kg!

Kalau penasaran dengan cerita selengkapnya dari Ike, intip nih kisahnya berikut ini:

Halo.. Saya Ike, saya sudah melakukan diet selama 2 bulan, dari tanggal 5 november 2018. Saya melakukan diet krn memang untuk kepuasan diri saya sendiri, setiap lihat kaca, setiap pakai baju, rasanya suka ga enak dilihat, apalagi komentar tetangga yg tiap ketemu selalu bilang "Ike gendut banget sekarang.." (kebetulan saya seorang ibu rumah tangga dengan 1 anak, sebelum menikah bb saya 47, setelah punya anak bb saya 63).. Mungkin tetangga tidak pernah melihat saya segendut itu, akhirnya berkata demikian. Akhirnya, itu yg jadi salah satu motivasi saya untuk diet, selain untuk diri sendiri, untuk menutup komentar tetangga dan teman-teman yang kebetulan teman saya kurus semua.

Saya mulai diet tanggal 5 november 2018 dengan bb awal 63. Saya melakukan metode DEBM. Dalam DEBM tidak diperbolehkan makan karbohidrat seperti nasi, kentang, singkong, dll, tidak boleh makan makanan bertepung, tidak boleh konsumsi buah kecuali alpukat, dan tidak boleh konsumsi gula. Jadi yang boleh di makan pure lemak, seperti telor, ayam, daging, ikan, seafood, keju, santan kemasan, sura, susu protein, dan alpukat. Kalo mau makan nasi atau mie, bisa pakai nasi atau mie shirataki yang rendah karbo dan kalori.

Menu yang saya makan adalah sebagai berikut:

Jam 9 pagi saya minum air putih sebanyak 3 gelas
Jam 10 makan telor rebus sebanyak 2 butir dengan bon cabe dan air putih
Jam 1 siang saya makan telor ceplok, ayam goreng, sayuran rebus dan air putih
Jam 3 sore, minum air putih 3 gelas
Jam 6 malam, makan telor dan sayuran dengan bumbu indom** rebus

(Di DEBM tidak boleh makan sayuran lebih dari jam 6 malam, dan tidak masalah untuk menggunakan garam, atau bumbu indom**)


Jika tengah malam lapar, boleh ngemil kerupuk rambak atau kerupuk kulit sapi, atau ikan. Atau boleh makan apapun yang berlemak seperti telor rebus, sate tanpa bumbu, ayam goreng, daging, keju, atau santan yang sudah dibekukan.

Di DEBM tidak ada istilah menahan lapar, jadi boleh makan apapun dan kapanpun asalkan yang berlemak. Di DEBM juga tidak menghitung jumlah kalori, jadi mau makan lemak seberapa banyak pun tidak masalah, krn prinsipnya semakin banyak lemak yg dimakan maka semakin banyak pula lemak yang dibakar.

Sekarang BB saya 54 kg, artinya saya sudah kehilangan 9 kg dalam 2 bulan, menurut saya itu pencapaian yang lumayan. Karena selama saya diet baru sekarang bisa turun sampai 9 kg, biasanya hanya 2-3 kg (dulu saya hanya mengurangi nasi tp lauknya masih macem-macem, tidak hanya lemak seperti di DEBM).

Selain dengan program DEBM, selama 2 bulan ini saya juga rutin GYM. Saya melakukannya setiap hari atau kadang 6x seminggu. Saya biasanya melakukan cardio, angkat beban, zumba, aerobik, body combat, dan yoga. Mungkin dari olahraga ini yang bisa membantu saya turun bb dengan cepat. Karena apapun dietnya, saya rasa penting untung tetap diimbangi dengan olahraga, agar badan tidak lemas, loyo, tetap fit dan segar.

(ask/ask)
News Feed