Dari Teh Hijau Hingga Roti Gandum, 6 Asupan 'Teman' Berdiet Sukses

Berita Pilihan 2014

Dari Teh Hijau Hingga Roti Gandum, 6 Asupan 'Teman' Berdiet Sukses

- detikHealth
Selasa, 23 Des 2014 13:02 WIB
Dari Teh Hijau Hingga Roti Gandum, 6 Asupan Teman Berdiet Sukses
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Selain rajin olahraga, kalori yang masuk melalui makanan juga memegang peranan penting jika seseorang ingin memiliki berat badan ideal. Nah, yuk contek beberapa asupan 'teman' diet para pembaca detikHealth ini!

Jika Anda sedang ingin menurunkan berat badan, beberapa pilihan asupan yang dirangkum dari berbagai kisah Diet Experience ini bisa Anda pertimbangkan, seperti ditulis pada Selasa (23/12/2014):

1. Kayu manis dan madu

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Madu sudah lama diketahui memiliki manfaat yang sehat bagi kesehatan tubuh manusia, kadang penggunaannya bahkan dianjurkan sebagai pengganti gula pasir. Nah, asupan ini dimanfaatkan Erni Mulyani untuk menurunkan berat badan.

Berikut adalah resepnya:
Kayu manis 1/2 sendok teh diseduh dengan air panas 1/2 gelas kecil. Setelah agak hangat campurkan madu 1 sendok makan. Sebaiknya diminum pagi hari sebelum makan dan malam hari sebelum tidur.

Penggunaan madu untuk membantu proses penurunan berat badan juga mulai dikenal dengan istilah 'diet madu'. Sang pencipta diet ini, Mike McInnes, menyebutkan bahwa untuk menerapkan diet ini cukup mengganti asupan gula pasir dengan madu sepanjang hari. Tambahannya, Anda juga diharuskan untuk mengonsumsi tiga sendok makan madu yang dicampur dengan segelas air hangat pada malam sebelum tidur.

Jangan lupa, Anda juga harus mengombinasikan pola makan tersebut dengan tetap melakukan aktivitas fisik, mulai dari tingkat ringan sampai sedang secara rutin. Dikutip dari berbagai sumber, konsisten melakukan perubahan ini membuat otak beradaptasi dan tubuh menjadi terbiasa untuk tidak mengonsumsi banyak makanan manis dari gula.

2. Sayur bening

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Menurut dosen jurusan gizi di Politeknik Kesehatan Jakarta II, Rita Ramayulis, DCN, MKes, sayur dengan kuah bening sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Air kuah dari sayur ini komplit dengan vitamin dan mineral, yang mampu mempertahankan air lebih lama di dalam tubuh kita dibandingkan dengan hanya minum air putih saja.

"Jadi sayur itu kalau buat sahur jangan dibikin lalap, rebusan, kukusan, tumis atau oseng. Dibuatnya itu misalnya sayur bayam, katuk atau sop. Air dari kuah ini kalau dihabiskan bisa bertahan lebih lama sebelum dikeluarkan menjadi urine, dibandingkan air putih biasa," ujar Rita kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Rajin mengonsumsi sayur bening juga menjadi salah satu kunci penurunan berat badan yang dilakukan oleh Ilham Priyogi. Ia mengaku berhasil menurunkan berat badan sebanyak 14 kg dengan mengombinasikan kebiasaan makan ini plus rajin latihan sirkuit training sebanyak 4 kali dalam sepekan.

3. Oatmeal

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Oatmeal menurut dr Herry Djagat Purnomo, SpPD-KGEH, termasuk makanan yang sehat karena selain ada karbohidrat, kandungan seratnya juga cukup tinggi. "Oatmeal mengandung karbohidrat kompleks dan banyak serat. Oatmeal juga bisa dikonsumsi dengan cara dicampur buah-buahan," pesan Kepala Divisi Gastroentero - Hepatologi Departemen / SMF Penyakit Dalam FK UNDIP ini.

Manfaat sehat dari oatmeal ini dirasakan pula oleh salah satu pembaca detikHealth, Katharina Dwi Krissandra (18), untuk menurunkan berat badan.

"Setiap pagi saya membuat sarapan dengan oatmeal yang dicampur dengan susu dan minum satu gelas teh hijau. Untuk makan siang dan malam hari, saya gabung menjadi satu kali makan dengan menu nasi putih sebanyak lima sendok makan dan juga lauk pauk apapun," ungkapnya.

4. Nasi merah

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Karbohidrat memang unsur paling penting untuk mencegah lapar. Namun kalau karbohidrat terlalu banyak, tubuh akan terasa lemas karena gula darah yang meningkat.

Untuk itu dr Herry menyarankan sebaiknya konsumsi karbohidrat dalam bentuk karbohidrat kompleks. Sumbernya bisa berasal dari nasi merah atau nasi gandum. Mengenyangkan namun tidak membuat tubuh terasa lemas.

"Gunakan karbohidrat kompleks seperti nasi gandum dan nasi merah. Fungsinya karbohidrat kompleks itu tidak merangsang indeks glikemik, tidak menyebabkan gula darah tinggi," urainya.

5. Roti gandum

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Perlu Anda ingat bahwa cukup penting untuk menyediakan cukup menu serat setiap hari. Studi mengungkapkan bahwa kebiasaan ini dapat memudahkan program diet Anda.

"Untuk bisa menjaga sistem pencernaan tetap optimal, Anda perlu mengonsumsi cukup serat dari berbagai sumber," ungkap pakar gizi dari University of Illinois, AS, Hannah Holscher, seperti dikutip dari American Journal of Clinical Nutrition.

Sumber serat yang dimaksud umumnya terkandung dalam makanan seperti sereal, gandum, buah-buahan, sayuran serta kacang-kacangan. Untuk mendapatkan lebih banyak serat, Anda dapat menukar asupan roti putih dengan roti gandum.

Roti gandum juga telah menjadi 'teman diet' bagi Fedri Setiawan (19). Pria asal Jakarta ini mengaku berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 14 kg dengan memanfaatkan roti gandum sebagai pengganti nasi dan camilan saat lapar.

6. Teh hijau

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Penelitian mengatakan zat Epigallocatechin gallate (EGCG) yang ditemukan dalam teh hijau dapat mempercepat metabolisme tubuh, sehingga membantu membakar sekitar 70 kalori lebih banyak. Seduh daun teh hijau dalam air panas selama 2-3 menit untuk mendapatkan manfaat terbaiknya.

Cara ini dimanfaatkan pula oleh Nadhita Vania (22). Gadis kelahiran 12 Januari 1992 ini menceritakan bahwa ia rajin minum teh hijau dengan sedikit tetesan air lemon sehari dua kali, yaitu saat menjelang siang dan sore. Dikombinasikan dengan olahraga dan mengubah pola makan sehat, bobotnya berhasil turun sebanyak 27 kg.
Halaman 2 dari 7
Madu sudah lama diketahui memiliki manfaat yang sehat bagi kesehatan tubuh manusia, kadang penggunaannya bahkan dianjurkan sebagai pengganti gula pasir. Nah, asupan ini dimanfaatkan Erni Mulyani untuk menurunkan berat badan.

Berikut adalah resepnya:
Kayu manis 1/2 sendok teh diseduh dengan air panas 1/2 gelas kecil. Setelah agak hangat campurkan madu 1 sendok makan. Sebaiknya diminum pagi hari sebelum makan dan malam hari sebelum tidur.

Penggunaan madu untuk membantu proses penurunan berat badan juga mulai dikenal dengan istilah 'diet madu'. Sang pencipta diet ini, Mike McInnes, menyebutkan bahwa untuk menerapkan diet ini cukup mengganti asupan gula pasir dengan madu sepanjang hari. Tambahannya, Anda juga diharuskan untuk mengonsumsi tiga sendok makan madu yang dicampur dengan segelas air hangat pada malam sebelum tidur.

Jangan lupa, Anda juga harus mengombinasikan pola makan tersebut dengan tetap melakukan aktivitas fisik, mulai dari tingkat ringan sampai sedang secara rutin. Dikutip dari berbagai sumber, konsisten melakukan perubahan ini membuat otak beradaptasi dan tubuh menjadi terbiasa untuk tidak mengonsumsi banyak makanan manis dari gula.

Menurut dosen jurusan gizi di Politeknik Kesehatan Jakarta II, Rita Ramayulis, DCN, MKes, sayur dengan kuah bening sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Air kuah dari sayur ini komplit dengan vitamin dan mineral, yang mampu mempertahankan air lebih lama di dalam tubuh kita dibandingkan dengan hanya minum air putih saja.

"Jadi sayur itu kalau buat sahur jangan dibikin lalap, rebusan, kukusan, tumis atau oseng. Dibuatnya itu misalnya sayur bayam, katuk atau sop. Air dari kuah ini kalau dihabiskan bisa bertahan lebih lama sebelum dikeluarkan menjadi urine, dibandingkan air putih biasa," ujar Rita kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Rajin mengonsumsi sayur bening juga menjadi salah satu kunci penurunan berat badan yang dilakukan oleh Ilham Priyogi. Ia mengaku berhasil menurunkan berat badan sebanyak 14 kg dengan mengombinasikan kebiasaan makan ini plus rajin latihan sirkuit training sebanyak 4 kali dalam sepekan.

Oatmeal menurut dr Herry Djagat Purnomo, SpPD-KGEH, termasuk makanan yang sehat karena selain ada karbohidrat, kandungan seratnya juga cukup tinggi. "Oatmeal mengandung karbohidrat kompleks dan banyak serat. Oatmeal juga bisa dikonsumsi dengan cara dicampur buah-buahan," pesan Kepala Divisi Gastroentero - Hepatologi Departemen / SMF Penyakit Dalam FK UNDIP ini.

Manfaat sehat dari oatmeal ini dirasakan pula oleh salah satu pembaca detikHealth, Katharina Dwi Krissandra (18), untuk menurunkan berat badan.

"Setiap pagi saya membuat sarapan dengan oatmeal yang dicampur dengan susu dan minum satu gelas teh hijau. Untuk makan siang dan malam hari, saya gabung menjadi satu kali makan dengan menu nasi putih sebanyak lima sendok makan dan juga lauk pauk apapun," ungkapnya.

Karbohidrat memang unsur paling penting untuk mencegah lapar. Namun kalau karbohidrat terlalu banyak, tubuh akan terasa lemas karena gula darah yang meningkat.

Untuk itu dr Herry menyarankan sebaiknya konsumsi karbohidrat dalam bentuk karbohidrat kompleks. Sumbernya bisa berasal dari nasi merah atau nasi gandum. Mengenyangkan namun tidak membuat tubuh terasa lemas.

"Gunakan karbohidrat kompleks seperti nasi gandum dan nasi merah. Fungsinya karbohidrat kompleks itu tidak merangsang indeks glikemik, tidak menyebabkan gula darah tinggi," urainya.

Perlu Anda ingat bahwa cukup penting untuk menyediakan cukup menu serat setiap hari. Studi mengungkapkan bahwa kebiasaan ini dapat memudahkan program diet Anda.

"Untuk bisa menjaga sistem pencernaan tetap optimal, Anda perlu mengonsumsi cukup serat dari berbagai sumber," ungkap pakar gizi dari University of Illinois, AS, Hannah Holscher, seperti dikutip dari American Journal of Clinical Nutrition.

Sumber serat yang dimaksud umumnya terkandung dalam makanan seperti sereal, gandum, buah-buahan, sayuran serta kacang-kacangan. Untuk mendapatkan lebih banyak serat, Anda dapat menukar asupan roti putih dengan roti gandum.

Roti gandum juga telah menjadi 'teman diet' bagi Fedri Setiawan (19). Pria asal Jakarta ini mengaku berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 14 kg dengan memanfaatkan roti gandum sebagai pengganti nasi dan camilan saat lapar.

Penelitian mengatakan zat Epigallocatechin gallate (EGCG) yang ditemukan dalam teh hijau dapat mempercepat metabolisme tubuh, sehingga membantu membakar sekitar 70 kalori lebih banyak. Seduh daun teh hijau dalam air panas selama 2-3 menit untuk mendapatkan manfaat terbaiknya.

Cara ini dimanfaatkan pula oleh Nadhita Vania (22). Gadis kelahiran 12 Januari 1992 ini menceritakan bahwa ia rajin minum teh hijau dengan sedikit tetesan air lemon sehari dua kali, yaitu saat menjelang siang dan sore. Dikombinasikan dengan olahraga dan mengubah pola makan sehat, bobotnya berhasil turun sebanyak 27 kg.

(ajg/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads